Rabu, 01 Februari 2017

Little Twins

Aku selalu percaya akan kesan pertama, karna itu yang bisa membuatku lama menyimpan rasa yang ada. dan kamu orang pertama meruntuhkan pertahananku yang telah lama ku jaga.
seiring waktu berjalan, entah mengapa hati ini selalu merasa senang saat kembali bertemu denganmu. Pertemuan denganmu membuka dimensi baru dalam hidupku, percayalah.. aku yang tadinya tidak mau untuk membuka hati karena kejadian sesaat sebelum bertemu denganmu. tapi kini semua nya berbalik, berubah diluar kehendak hatiku.
Aku jadi mendapat ide, apa aku tulis saja semua kisah tentang aku dan kamu ? menjadi sebuah novel ? meskipun belum tergambar jelas apakah aku dan kamu bisa menjadi kita di akhir cerita.
kamu tahu, aku mungkin sedikit hiperbola dalam menceritakan ini semua. hahaha.. aku ingin tertawa lepas rasanya, mengapa kamu bisa dengan mudahnya mencuri perhatianku sebegitu dalam? hingga tiap kali ada seseorang yang mendekat rasanya hati ini tak rela jika bukan kamu orangnya.
Saat ini aku seperti seorang pendongeng tunggal, atau seorang yang berperan monolog dalam sebuah cerita. karna hingga detik ini hanya aku sendiri yang berperan dan menentukan alur cerita.
Terkadang rasa bimbang selalu menghampiri, tiap kali sedang sendiri. apa mungkin rasa ini memang terlalu awal ? ataukah memang hati ini yang sudah tak terkawal ? sehingga terlalu mudah bagiku untuk jatuh dan jatuh lagi dalam tatapan teduhmu.
Benarkan, lagi - lagi aku menggambarkanmu dengan kata - kata yang hiperbola. Apa menurutmu ini terlalu berlebihan ? aku rasa tidak, sangat wajar untuk seseorang yang sedang dilanda kasamaran menggambarkan sosok idamannya dengan sangat sempurna.
-------------------------------------------------------------
Hari demi hari ku mulai hati hati dengan hati, saat ku mulai tahu siapa namamu. Berdasarkan pengalaman pribadiku sendiri jika seseorang tahu siapa nama dari orang dikaguminya maka kemungkinan besar ia akan mencari tahu siapa saja orang terdekatnya, seperti apa aktivitasnya, dan yang paling penting adalah apakah ada orang lain yang sedang ia dekati atau sedang mendekatinya.
Ya dan itu terjadi lagi, ketika ku sudah tahu siapa namamu. langsung ku beselancar di dunia maya mencari tahu siapa gerangan yang bisa dengan mudahnya masuk dalam dimensiku saat ini.
------------------------------------------------------------ malam ini mataku masih saja belum terlelap. Banyak yang terpikir selain cita cita yang sedang kurancang saat ini dan ada kamu juga yang sesekali melintasi pikiranku. waktu menunjukan pukul 22.00 dan  Malam pun kian larut, ku beranikan untuk mengucapkan pesan singkat.. "selamat istirahat.." hanya itu dan hingga pagi menjelang tak ada pesan balasan darimu.
-------------------------------------------------------------
Waktu terasa berjalan sangat cepat, hingga aku baru menyadari cukup lama ternyata aku menyimpan rasa kekaguman ini sendirian dan aku pun tak berani untuk berprasangka terlalu jauh karena ku tak ingin mengulangi rasa yang salah seperti saat dulu.
Lepas dari itu semua ada pertanyaan yang tiba tiba memasuki hati, apa aku pantas menunggumu ? menunggumu untuk hadir disetiap hariku, penyemangat dalam setiap langkahku.
sedangkan kini kau yang didamba dan bertahta dalam jiwa masih saja diam tanpa ada tanda.
jika memang aku pantas menunggumu, coba kamu berikan padaku setitik cahaya agar aku bisa menemukan jalan menuju hatimu. jikapun tidak, berikan aku petunjuk bahwa telah ada "aku yang lain" di hatimu sehingga aku akan berhenti menunggumu karna mungkin sampai kapanpun aku dan kamu tak akan pernah menjadi kita untuk kini dan nanti.
aku yakin tak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah digariskan. Dan garis takdir mana yang paling kuat untuk aku dan kamu, bertemu untuk bersatu atau malah sebaliknya?


-------------------------------------------------------------
Kamu terlalu memberi angin segar padaku dan aku yakin kamu sendiri tahu akan hal itu, dan kini saat aku tahu siapa dirimu seakan sapaan akrab itu telah hilang begitu saja entah kenapa.
aku sudah berusaha untuk memberitahumu bagaimana - aku bisa dengan mudahnya - terlarut oleh hadirmu, anganku yang terlalu jauh menggambarkan sosok dirimu.
sekarang kamu perlahan pergi selangkah demi selangkah meninggalkan goresan, tak terlihat memang tapi terasa sangat dalam.
Lagi dan lagi aku terlalu awal merasa bahwa kamu adalah orang yang saat itu kurasa tepat mengobati luka lama yang masih menganga di tempat yang sama.
 aku mulai menyadari, perlahan dan pasti kamu hanya penerang jalan sesaat saja bagiku. memberikan harapan bukan kenyataan.
kini saatnya menutup ruang dihatiku, untuk kamu yang banyak mengambil ruang tanpa pernah mau untuk tinggal di dalamnya.
kamu harus tahu, sekarang aku mulai bisa menyebut namamu tanpa beban tanpa ada getar rasa yang awalnya ada. namun kini beralih, mataku yang tak sanggup melihatmu perlahan pergi dari pandanganku.
Getar rasa yang dulunya ada kini mulai hilang. aku sungguh tak menyangka, ternyata rasa itu mudah sekali untuk datang dan pergi tanpa permisi sama sekali.
Benar saja, hingga akhir cerita ini hanya aku pemeran utamanya tanpa ada sosok lain yang menjadi lawan mainku.
-------------------------------------------------------------
Masa yang baru dimana ku telah berusaha untuk melupakanmu pun dimulai, langkah pertama yang ku ambil adalah membuka kembali catatan lamaku yang sudah tak tersentuh tentu saja untuk mengalihkan perhatianku yang terlalu fokus padamu. ya, sebuah catatan yang dulu sering ku tulis tentang apa dan bagaimana mimpi - mimpi yang selalu ku jaga dan ku rajut setiap malamnya serta ku kejar setiap harinya. Tentang bagaimana gambaran yang ingin ku capai di masa depan, dan aku kembali teringat kamu adalah satu diantara sekian orang yang pertama ku beritahu apa dan bagaimana semua mimpiku. kamu yang kala itu selalu ku prioritaskan menjadi orang pertama. selain mimpi mimpi yang ku tulis dalam catatanku ada hal lain yang membuatku tergelitik, kamu ingin tahu? hal tersebut adalah tentang siapa pendampingku di masa depan. Ku tulis semua kriteria yang aku idamkan, yang tak hanya baik dan seiman namun juga ku inginkan pendamping yang bisa membuatku nyaman saat bersamanya, bisa membicarakan hal yang tak penting hingga hal yang sangat penting. lagi lagi kamu bisa memenuhi beberapa kriteria yang telah ku sebutkan.
-----------------------------------------------------------
aku butuh waktu, untuk menerima keadaan bahwa kamu mungkin kini sedang berada di sisinya bukan disisiku, menggandeng tangannya bukan tanganku.
kamu kira ini mudah? semudah kamu memasuki dimensi ku dahulu. dan dengan terpaksa aku kini harus berkompromi dengan hati dan pikiranku untuk tidak lagi menggambar sosokmu dalam anganku, karena akan terus terlihat samar bahkan lama kelamaan akan membuyar lenyap. Sama seperti perasaanku padamu.
-----------------------------------------------------------
perasaanku masih belum sepenuhnya
pulih, siapa lagi pelakunya kalau bukan kamu. Sialnya... jantung ini masih sedikit berdebar ketika sesekali melewati tempat dimana kita pertama kali dan sering bertemu saat dulu, membangkitkan lagi memori indah yang kurajut sendiri. hanya sekilas, bayanganmu hadir tanpa permisi lagi.
-----------------------------------------------------------

Kuatkah aku seperti dulu? menepis semua angan yang terlalu terbang bebas. merangkak maju, perlahan menyusun kembali kepingan hati yang berserakan. entah harus memulai lagi dari mana.
jauh.. seperti lagu coklat yang kudengarkan malam ini begitu pula jarakmu denganku. bulan hadir menghiasi pekatnya malam, tapi tertutup oleh awan sama seperti perasaan ku... ada tapi entah bagaimana rupanya.
keadaan ini cukup menguras pikiran ku...
menguras konsentrasiku...
kamu, bagaimana keadaanmu sekarang ? masih baik kah? semoga...
kamu tahu, rasanya ingin memutar kembali kaset kehidupanku,  mengubah perasaanku padamu menjadi biasa saja.
adakah setitik saja perasaanmu padaku?
atau memang hanya aku sendiri saja yang merasa?
jika hanya aku sendiri yang merasakan ini semua, sungguh tak adil..
karna aku mengizinkan jiwaku untuk jatuh cinta, sedangkan kamu ?
-------------------------------------------------------------
seperti berada di ruang hampa udara, oksigen yang ku butuhkan perlahan mulai menipis. sesak yang dirasakan.
menegapkan tubuh yang mulai melemah, menguatkan hati yang mulai meretak.
ternyata tak menjadikanmu poros semestaku lagi membuat langitku sedikit mendung, hingga tak terasa rintik hujan mulai turun menyirami hati yang perlahan gersang.
serasa baru kemarin pertemuanku dengan kamu dimulai, dan kini berujung pada kisah yang tak ku inginkan.
jarakmu yang semakin menjauh, tapi hatiku yang selalu ingin mendekat.
senyum simpul yang selalu terukir di wajahmu masih tergambar jelas dalam benakku. senyum itu yang telah mengalihkan duniaku.
Namun kini duniaku kembali beralih, seperti awal lagi. kosong tanpa ada pelangi yang menghiasinya.
Tak perlu menyalahkan siapa pun, ini semua terjadi karena kehendak hatiku yang mengijinkan kamu untuk masuk meski tak berlabuh untuk menetap.
Hatiku hanya berusaha jujur atas apa yang dirasakannya tapi pikiranku berusaha bersikap logis atas apa yang tidak diketahui oleh hati.
Benar saja, pertemuan dan perpisahan memerlukan waktu yang singkat namun untuk melupakan kenangannya memerlukan waktu yang lama. dan aku tahu, kenangan akan dirimu tak akan bisa pudar begitu saja.
------------------------------------------------------------
Terima kasih untuk pertemuan yang tak sengaja antara aku dan kamu.
Terima kasih untuk sapaan hangatmu saat aku sering berjumpa denganmu dulu.
Terima kasih untuk senyum manismu yang membangkitkan semangat menjalani hari hariku.
Terima kasih untuk obrolan kita yang sangat aku sukai, tanpa beban mengalir begitu saja dan aku tak perlu menjadi orang lain saat itu.
Terima kasih untuk kenyamanan yang aku rasa saat kita membicarakan hobi kita yang sama.

aku pun ingin meminta maaf...

Maaf untuk aku yang ingin tahu siapa dirimu.
Maaf untuk aku yang selalu ingin menyapamu lebih dahulu.
Maaf untuk semua harapan yang telah aku gantungkan padamu.
Maaf untuk semua rasa yang tak bisa aku bendung dari dulu hingga kini
Maaf untuk aku yang selalu inginkan kamu dan aku menjadi "kita" di akhir cerita.

     ---------------- To Be Continued---------

Rabu, 18 Januari 2017

The Perfect Muslimah

The perfect muslimah, buku karya Ahmad Rifa'i Rif'an ini menjelaskan bagaimana cara menjadi muslimah yang berkarakter. Begitu pertama kali membaca judul buku ini saya merasa ada suntikan energi, bagaimana tidak tersulut semangat di judul buku ini di tulis seorang perfect muslimah itu memiliki sifat Indah akhlaknya, teduh parasnya, brilian otaknya, mantap agamanya, luas pergaulannya, dahsyat prestasinya, hebat kontribusinya.
Ada banyak penjelasan didalamnya, tapi saya hanya menjelasakan beberapa saja yang bisa langsung kita praktekan dalam kehidupan sehari - hari dan beberapa pendapat saya pribadi.

☆☆ Brilian otaknya

     Tanpa diketahui maknanya pun, kalimat - kalimat Al-Qur'an sudah memiliki pengaruh fisioligis terhadap ketegangan organ tubuh secara langsung. Apalagi jika diperdengarkan kepada bayi nantinya akan meningkatkan tahap intelegensia bayi. Bacaan Al -Qur'an mempunyai efek yang sangat baik bagi tubuh, seperti menenangkan, meningkatkan kreativitas, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan konsentrasi serta meningkatkan kemampuan berbahasa.
Dalam buku ini diceritakan bahwa ada seorang yang dari SMA sudah mulai tertarik untuk menjadi hafizah, menjadi penghafal Al - Qur'an. Awalnya prestasi akademisnya biasa saja. Tapi setelah ia serius menghafal Al - Qur'an dari hari ke hari, bulan ke bulan, ternyata aktivitas itu bukannya malah membuat pelajaran di sekolahnya terganggu. Ia terang - terangan bercerita bahwa ia serius bertekad menjadi hafizah, ia sangat mudah menangkap materi baru yang dipelajarinya di sekolah. ia pun akhirnya menjadi lulusan terbaik di sekolahnya.
Tak hanya itu, setelah lulus dari SMA, ia diterima di perguruan tinggi negeri favorit. kuliahnya gratis, mulai biaya masuk, SPP, bahkan kebutuhan sehari - hari, semua ditanggung oleh Departemen Agama yang memberikan beasiswa penuh baginya. Di kampus prestasinya melejit. Di Organisasi ia merupakan aktivis yang kontribusinya sangat besar, ia menjadi da'iyah yang militan dan hampir tiap semester ia metaih Indeks Prestasi yang istimewa.
Lihatlah bagaimana cerita diatas, ternyata banyak fakta yang mengejutkan dibalik ayat ayat Al - Qur'an yang  tak hanya indah dari segi tulisan namun juga memberikan banyak manfaat bagi yang ingin mempelajarinya. cobalah minimal untuk merutinkan membaca Al - Qur'an apalagi jika berniat menghafalkannya dan tunggu manfaat besar apa yang terjadi dalam kehidupanmu.
Ada pula cerita lain, diceritakan ada orang - orang yang jenius sewaktu sekolah, juara kelas, nilai UAN nya tertinggi Nasional ataupun yang juara Olimpiade bahkan meraih beberapa medali di kompetisi internasional.
Ternyata rahasia dari IQ nya luar biasa diantaranya adalah sering bersujud, lagi lagi islam adalah rahmatan lilalamin. setiap ibadah dan aktivitas yang kerjakan memiliki amal dan manfaat yang luar biasa. Dengan seringnya bersujud dapat meningkatkan kecerdasan otak, bayangkan saja kita dalam sehari semalam saja mengerjakan shalat 5 kali dan mengerjakan gerakan sujud sebanyak 34 kali belum lagi jika ditambah mengerjakan shalat sunat lainnya. jika saja kita melakukannya dengan benar maka tak hanya kesehatan yang didapat namun juga meningkatkan kecerdasan otak .
"Orang - orang hebat dalam sejarah, kebanyakan adalah kaum spiritual yang dahsyat. orang yang prestasinya hebat lebih sering merupakan seseorang yang kuat keyakinannya pada Tuhan."
kisah lainnya datang dari seorang siswi yang meraih nilai Unas terbaik Nasional. siswi yang luar biasa ini berasal dari keluarga yang sangat sederhana. sempat ia ragu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena keterbatasan ekonomi.  tapi dengan keterbatasan itu justru membuat ia menjadi pelecut semangat dan kerja kerasnya.
Ia pun menerangkan rahasia kesuksesannya yang tak hanya dari ketekunan belajarnya saja. ia sadar bahwa pertolongan langit sangat membantunya.
Rahasia rutinnya adalah
1. Doa kedua orang tua ,
2. Belajar usai shalat tahajud,
3. Dan sedekah
Orang tuanya memang dari keluarga tak berpunya. pendidikan formal yang ditempuhnya pun rendah, namun gadis ini sangat menghormati kedua orang tuanya. ia tak segan membantu kerja mereka dengan tulus. Mungkin dengan itu kedua orang tuanya ridha dan pada akhirnya mengundang keridhaan Tuhan.
Rahasia keduanya adalah waktu belajarnya yang unik, yakni usai mengerjakan shalat tahajud hingga menjelang subuh.  Rahasia terakhirnya adalah keajaiban sedekah. walaupun hidup gadis ini pas pasan secara finansial namun ia berusaha untuk bisa bersadekah meskipun konsekiensinya adalah ia harus rela berjalan kaki menuju sekolahnya.
kesuksesan orang - orang besar sering kali bukan hanya disebabkan oleh kerja keras dan usaha lainnya semata. keberhasilan mereka tak luput dari usaha batin , ibadah, serta  pendekatan mereka kepada sang pencipta.

" Jadilah muslimah super. Muslimah yang punya impian dan cita - cita yang dahsyat. Jangan pernah takut menarget hal yang muluk. Karena pertolongan Tuhan pasti akan hadir bagi hamba - hamba-Nya yang punya niat baik untuk maju dan sukses di masa depan."

Target dalam hidup itu harus ada agar kita selalu terbakar api semangat dalam menjalani setiap hari - harinya. target hidup adalah perantara datangnya keajaiban dari Tuhan. Target hidup yang baik dan hebat adalah niat yang sudah bisa dinilai Tuhan sebagai ibadah. Target itu menjadi titik fokus hidup, kita akan berdoa untuknya, bekerja keras untuknya, belajar untuknya bahkan tidur bersama semua mimpi yang kita rajut.
Jika ada anak muda punya terget yang hebat dan baik, bagaimana mungkin Tuhan tega tak menurunkan bantuan - Nya?

"Masing - masing kita punya kelebihan dan punya kekurangan. Maka manfaatkan kelebihan itu semaksimal mungkin. Bermimpilah tinggi, bercitalah hebat."
wanita dewasa yang disebut perempuan tidak boleh diacuhkan keberadaannya, ditelantarkan pendidikannya karena ia adalah penentu baik buruknya sebuah peradaban dan yang menjadi pendidik pertama bagi generasi selanjutnya.
Jangan pernah punya pikiran bahwa kaum wanita tak boleh bermimpi muluk dan lebih hebat ketimbang pria. target adalah hal yang diperbolehkan, bahkan dianjurkan. Dengan target yang hebat kita seolah menetapkan titik fokus yang kita kerjakan. ketika kita tak punya target, aktivitas apapun akan tidak jelas arahnya.
Menetapkan target hidup juga merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita untuk menggapai apa yang kita citakan. citakan dan targetkan sebuah mimpi yang hebat, seolah tak terjangkau, yang tak biasa, yang sepertinya tidak masuk akal, yang seolah - olah sangat sulit terwujud. Lalu tuliskan impian itu. Tulis sedetail mungkin , sejelas mungkin, segamblang mungkin. Kalau perlu buatlah benda yang dapat membantu kita untuk mengimajinasikan impian hebat yang telah kita tulis tersebut. Benda itu lantas kita letakan ditempat yang paling sering kita jangkau dan paling kita mudah lihat. Benda itu kita manfaatkan sebagai pengingat untuk afirmasi diri. Tahulah kita bahwa dampak dari afirmasi ini luar biasa hebat bagi perjalanan hidup calon orang besar dalam sejarah.

"saudariku, bermimpilah yang hebat, jangan mau mimpi yang biasa - biasa. Karena Kuasa Tuhan kita luar biasa. Jangan punya mimpi yang rendah, karena itu berarti keyakinan kita pada kuasa Tuhan juga rendah." - Ahmad Rifa'i Rif'an-

Hidup bukan untuk disesali, tapi untuk diperjuangkan, Hidup bukan untuk diratapi tapi untuk dijawab dengan tindakan nyata. Hidup bukan hanya untuk ditangisi, tapi untuk dipecahkan dengan tindakan nyata.
jika impian muluk sudah terlanjur tertanam dalam jiwa, ada lima cara yang diberikan oleh Tuhan agar segala hajat baik yang kita punya, memiliki kemungkinan besar untuk dikabulkan.
1. Menyelaraskan Impian
Ketika impian hanya dimiliki oleh satu orang, maka gelombang yang dipancarkan pun akan kecil. Karena ia hanya memancar dari satu diri. Tetapi jika impian telah dijamakkan dan diselaraskan dengan orang lain, maka gelombang yang terpancar pun akan lebih besar.
2. Hadirkan manusia - manusia keramat
Di dunia ini sebenarnya kita telah dikarunia jalan pengabul hajat yang ekspres. jauh lebih cepat dibandingkan jalur yang diikuti umum. jalur ini hampir bebas hambatan. yakni dengan menghadirkan manusia - manusia keramat. siapa saja manusia keramat itu? kedua orang tua, anak yatim, fakir miskin, orang yang terdzalimi, ulama dan orang saleh. Mereka adalah manusia keramat yang kehadirannya sangat dimuliakan oleh Alloh.
3. Action
Tuhan tak akan mengubah nasib siapa pun orang yang tak berkenan mengubahnya. Jangankan kita yang manusia biasa, bahkan orang sesuci nabi pun diperintah untuk mengupayakan impiannya dengan segenap tenaga.
Kerasnya upaya yang kita lakukan adalah pembuktian diri kita bahwa kita serius ingin mewujudkan impian hebat kita. Kita seolah ingin menampilkan pada Tuhan bahwa kita benar - benar ingin agar impian itu terwujud. Melihat orang yang serius , apakah Tuhan akan diam saja? Melihat ada manusia yang begitu keras berikhtiar agar impian baiknya terwujud, apakah Tuhan akan diam saja tanpa turun tangan menghadirkan keajaiban - keajaiban ?
4. Gratitude
Ini mungkin yang jarang didayagunakan, yakni kekuatan rasa syukur. Anjuran Syukur telah tersampai ratusan tahun silam. siapa yang syukur, hidupnya makin makmur. siapa yang kufur, nasibnya bakal hancur. Ketika mengimpikan segala hal, bayangkan seolah kita sudah memperolehnya. Lalu syukuri itu. Insya Allah tak lama lagi apa yang kita impikan akan menemukan jalan pengabulannya.
5. Pray
Ada cara agar meraih sukses dengan perantara langit, apa saja itu ? Rutinkan Tahajud, berdoa di waktu dan tempat istimewa (mustajab), doa orang tua, puasa sunnah, perbanyak tobat, seringlah menangis dan mengadukan hajat kita pada-Nya di sepertiga malam yang akhir. Lalu nantikan impian yang dulunya muluk, harapan yang tadinya melangit, cita - cita yang dulunya melambung tinggi, kini seolah menjadi impian yang biasa - biasa saja, membumi, dan mudah tergapai karena Tuhan memberi jalan pengabulan dari arah dan cara yang sebelumnya tak terduga. Itulah keajaiban.

☆☆Suci Cintanya

"Menanti jodoh, rezeki, kematian, bukan dengan diam pasrah menunggu. Nantilah dengan berperilaku yang baik, berprasangka baik, dan memohon  yang baik. Tuhan hanya menjodohkan manusia dengan orang yang tepat baginya."

Rahasia terbesar pembuka pintu jodoh adalah senantiasalah berbuat baik. cukup hanya itu, senantialah berbuat baik. jangan buru - buru bilang " Ah, kalau cuma itu aku juga tahu." Tahukah anda bahwa jutaan orang sudah tahu, tapi dikaruniai jodoh yang salah? jutaan orang tahu tapi akhirnya pernikahan mereka tak membuahkan bahagia?
inilah rahasia tak terbantah itu. Setialah pada kebaikan yang anda yakini. Pastikan, Anda berbuat baik sesuai dengan hati nurani yang anda percaya.
Hadirkan kemuliaan dalam diri Anda. Tuluskan hati, jika Anda menuluskan diri berada di jalan yang baik, diri Anda akan bercahaya. Diri Anda seolah petromaks di gulitanya malam yang menarik ribuan laron untuk mendekat. Karena bercahaya, maka anda akan menarik perhatian laron - laron yang berterbangan.

"Khadijah tak tahu kalau jodohnya adalah Muhammad. Yang ia tahu Muhammad adalah jodoh yang diidamkannya."

Jodoh memang di tangan Tuhan, tapi kalau tidak dijemput, ya di tangan Tuhan terus. Kita tidak tahu jodoh kita siapa, berusahalah menjemput yang terbaik.

"sebagaimana bunda Khadijah, jika ada lelaki shaleh yang sudah kalian yakini bisa membimbing, memimpin, menjadi imam yang baik bagimu, sampaikan niatmu untuk menikahinya. Karena barangkali lelaki saleh itu juga sedang menunggumu."

Muslimah dicipta bukan hanya untuk menanti dipilih oleh para lelaki. kalian juga berhak memilih. Terkadang ada lelaki saleh yang tak agresif menjemput wanita salehah. Kadang ada beberapa lelaki yang baru tertarik ketika ia mengetahui ada seorang  wanita baik - baik yang mengharapkannya jadi kekasih halalnya. Apakah kalian tidak menyayangkan kesempatan itu?
Jika ada yang sudah siap untuk menikah, siap dalam arti sudah tak tertarik menjalin hubungan selain nikah, jangan bersikap pasif. Jika ada lelaki yang sudah diyakini bisa membimbing, memimpin, menjadi imam yang baik bagimu, sampaikan niat untuk menikahinya. Karena barangkali lelaki saleh itu, juga sedang menunggumu. Barangkali lelaki saleh itu masih bimbang menyampaikan padamu, takut kau akan menolaknya.

"Fatimahkan dirimu, agar Alloh meng-Ali-kan jodohmu. Khadijahkan dirimu, agar Alloh me-Muhammad - Kan kekasihmu."

Nikah adalah penyempurna Agama.
Coba lihatlah sejenak jemari tanganmu. Di satu lengan kau punya lima jari, itu pertanda rukun islam yang harus kau pegang teguh. Namun tahukah kau kenapa lima jemari itu dicipta dengan bersela?
ya, agar tiap selanya kelak akan digenapi oleh sela jemari yang lain. yakni jemari kekasih yang sudah dipersiapkan oleh Tuhan. Jemari itu lantas bergandeng erat. Lekat. Lalu berjalan melintasi usia yang tersisa dengan bersama. Hingga meraih jannah.
Pacarmu belum tentu jodohmu. Jangan jatuhkan cintamu kepada orang yang belum halal bagimu. hanya karena satu alasan, bahwa ia belum tentu jodoh terbaik yang dipersiapkan oleh Tuhan untukmu.
Jika kau memiliki rasa cinta yang hebat kepada seseorang, bangunlah di tengah malam lalu panjatkan doa pada-Nya. "Tuhan, jika dia orang yang baik bagi kebaikan agamaku, duniaku, dan akhiratku, tolong pertemukan kami dalam bingkai yang halal. Tapi jika dia orang yang bakal meruntuhkan agamaku, melemahkan duniaku, dan menyengsarakan akhiratku, tolong jauhkan hamba darinya dengan cara-Mu."
Biarkan Tuhan yang Maha Memilihkan.

☆☆ Luas Pengaruhnya

" Mereka mampu menangani gejolak jiwa dengan menyirami benih impian yang ada. Masalah boleh datang, tapi cita - cita jangan sampai goyang. Ujian boleh hadir, tapi impian jangan sampai mati."

Hampir semua orang yang bisa survive di dunia ini tak lepas dari impian yang ada dalam pikiran. Impian menjadi penyemangat tatkala hati gundah. Impian jadi penegar saat masalah menimpa. Impian jadi peneguh semangat yang sudah goyah.
kualitas masa depan seseorang sangat dipengaruhi oleh impian dan cita - cita yang ada dalam orang tersebut saat ini. Atau dalam kalimat lain, kualitas manusia sangat ditentukan oleh kualitas apa yang sedang ditunggunya saat ini. Ada yang sedang menunggu hal besar, ada yang sedang menanti sesuatu yang sangat sederhana. Hal itu kelak yang akan membedakan tingkat kehebatan dan kesuksesan masing - masing orang tersebut.
Orang besar impiannya besar. Biasanya ia menyimpan impian yang tak hanya berisi kebaikan bagi dirinya sendiri atau keluarganya saja. Orang besar biasa menyimpan mimpi yang punya dampak besar bagi lingkungan yang lebih besar. Bisa dalam lingkup daerah, lingkup provinsi, negara, atau bahkan dunia. sehingga kesuksesannya memberi dampak yang jauh lebih luas.
Orang biasa tetapi mengerjakan pekerjaan - pekerjaan besar itu lebih kita butuhkan dibanding orang - orang yang kelihatannya besar, tapi hanya mampu melakukan pekerjaan yang remeh.
Kehidupan The Perfect Muslimah bukan untuk dikagumi, tapi untuk diteladani. Bukan untuk disanjung - sanjung tapi untuk dihikmati. Bukan untuk dipuji - puji, tapi untuk dijadikan pedoman untuk menggapai kualitas pribadi yang makin berkembang dari waktu ke waktu.
pancarkan kilau islam dengan akhlakmu. Bukan hanya dengan keras meneriakan 'syariat' lantas mengabaikan akhlak. Islam adalah pembawa keselamatan. Jika kau ber-Islam, itu artinya kau telah mengikrarkan diri bahwa kau menjamin keselamatan disekitarmu dari lisan dan tangamnu. Batal ke-Islam-an kita ketika sesama justru merasa terancam oleh kehadiran kita. Islam itu indah. Pancarkan indahnya dengan akhlakmu.


☆☆ Indah Akhlaknya

"Penantian seorang muslimah adalah dengan senantiasa memperbaiki diri. Ketika yang ia damba adalah kekasih yang saleh, maka tiap saat ia tak henti untuk menyalehkan diri. Karena Tuhan hanya akan menjodohkan dengan orang yang tepat baginya. " - Ahmad Rifa'i Rif'an-
Senantiasalah berfikiran positif. Ambil sisi hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa itu. selalu tanamkan pertanyaan ini dalam benak, 'Apa yang bisa saya pelajari dari kejadian ini, yang bisa membuatku lebih baik dari hari esok?'
Setiap peristiwa yang kita hadapi, selalu menyimpan celah untuk bisa memperbaiki diri. Bahkan seburuk dan sekecil apa pun peristiwa itu, pasti menyimpan sisi hikmah yang luar biasa besar jika kejadian itu direnungkan dan ditafakuri.
Jadilah muslimah yang senantiasa berkembang dari waktu ke waktu. jangan statis. Tiap hari pasti selalu ada kejadian yang bisa diambil hikmahnya. Insya Allah dengan cara dan pola pikir demikian, kita akan menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari. Karena kita belajar dari kampus terbesar yang menyajikan kuliah terhebat. Inilah kampus kehidupan.
"Pelangi kebahagiaan seolah berada di ketinggian yang tak mungkin terjangkau. Padahal ia berada dalam jiwamu. pada kesederhanaan, penerimaan yang ikhlas, rasa syukur, serta kedekatan diri dengan sang pemiliki umur."
Ada banyak sekali resep sederhana yang bisa dijadikan sebagai media untuk merengkuh hidup yang bahagia. inilah beberapa resep agar hidup selalu tentram dan bahagia.
• Hiduplah sederhana. Jangan pernah menuruti gaya hidup yang tak terjangkau oleh kemampuan. ketika keinginan sudah melampaui kemampuan, jangan pernah berharap hidup kita meraih kebahagiaan.
• Jangan suka membanding - bandingkan dirimu dengan orang lain. kita punya mimpi yang beda, potensi yang beda, punya kebutuhan yang beda, punya standar yang beda. Jadilah diri sendiri.
• Rajin - rajinlah memikirkan nikmat Tuhan yang selama ini kita remehkan.
• Ketika kau sedang suntuk, frustasi, bete, sebel, dengan situasi atau masalah yang menimpamu, jangan berdiam diri tapi justru keluarlah. Sibukkan dirimu dengan membantu masalah orang lain.
• Senantiasalah mendekat pada Tuhan. Orang yang banyak berdzikir, hatinya benar - benar akan didamaikan oleh Tuhan. Percayalah, jangankan kita, bahkan dunia ini kecil bagi Allah. Jangankan membalik nasib kita, bahkan menjungkirbalikkan dunia ini saja sangat mudah bagi-Nya. Banyak - banyaklah minta pada - Nya.

☆☆ Teduh Parasnya

Ada paras yang saat dipandang menyenangkan, lama dilihat nggak bikin penat. Itulah paras yang senantiasa terbasuh oleh siraman wudhu, bercahaya oleh khusyuknya ibadah, keningnya diperindah oleh nikmatnya sujud.
Auratnya terjaga, pergaulannya terjaga, perilakunya terjaga. matanya berkilau oleh air mata takwa, bibirnya basah dengan untaian petuah, rambutnya tertutup oleh juluran jilbabnya. Bicaranya dakwah, pendengarannya tilawah, gerakannya jihad fii sabilillah.
Hatinya penuh zikir, otaknya penuh pikir, dipercantik oleh terjaganya lahir.
Fitrah manusia yang memang menyukai keindahan. kaum pria menyukai kecantikan, begitu pun kaum wanita juga menyukai ketampanan. Tetapi bagaimana pun juga, kesalehan adalah yang paling utama. jangan sampai menyibukkan diri dengan mempercantik paras lantas melupakan memperbaiki akhlak. Jangan sampai menghabiskan waktu untuk memperindah raga sementara jiwa menjadi terlupa.
Karena yang dituntun oleh agama, akhlak adalah yang pertama dan paling utama. Bahkan Rasullullah sudah dengan jelas mewanti - wanti, " janganlah kalian menikahi wanita karena kecantikannya. Bisa jadi kecantikannya akan menjadikannya hina."(HR.Ibnu Majah)

"Suami adalah satu - satunya penikmat kecantikan muslimah yang paling tepat"

kecantikan seorang muslimah adalah hadiah Tuhan bagi pendamping hidup muslimah tersebut. Inilah kecantikan yang bukan menjadi fitnah, namun malah mendatangkan pahala, yakni ketika kecantikan dinikmati oleh orang yang boleh menikmatinya.
Keindahan paras menjadi sumber pahala ketika para muslimah mengoptimalkannya untuk menarik perhatian suaminya. parasnya membuat sang suami betah di rumah. Cantiknya menjadi penenang jiwa, penyejuk mata, dan penentram hati bagi sang suami. Ia menjadikan kecantikan wajahnya sebagai pemelihara menjaga pandangan suaminya hingga tak ada kata berpaling kecuali pada istrinya.
Bagimu wahai genarasi perfect muslimah, jagalah kecantikan wajahmu agar menjadi rahmat, bukan malah mengundang azab. Cantikmu adalah hadiah spesial dari Tuhan. Yang layak mendapatkannya hanyalah orang yang paling spesial bagimu. Dialah kekasih sejatimu. Dia adalah suamimu.

"Mencintai itu keputusan, bukan kebetulan. Cinta akan hadir ketika kita mengizinkan jiwa kita untuk jatuh cinta."
Aura kesalehan bukan indahnya paras yang memancarkan cahaya kecantikan sejati. kecantikan sejati justru terlahir dari ketulusan cinta dan keikhlasan untuk menanamkan benih kasih sayang.
Kesalehan yang terdapat dalam jiwa seseorang dapat terpancar cahyanya sehingga dengan mudah tertangkap oleh mata siapa pun yang melihatnya. ketika melihat wajahnya, yang hadir adalah ketenangan, kedamaian, semangat, serta gairah untuk senantiasa meningkatkan kebaikan. Wajahnya memancarkan energi kesalehan yang bahkan menjadi perantara untuk mengingat Alloh.

Ada 7 perhiasan indah sang perfect muslimah, yaitu
1. Pantang meminta - minta merupakan perhiasan si miskin
2. Bersyukur merupakan hiasan bagi anugerah
3. Sabar merupakan hiasan bagi muslimah
4. santun merupakan hiasan bagi ilmu
5. Banyak menangis merupakan hiasan bagi yang bertobat
6. Menyembunyikan kebaikan merupakan hiasan bagi kebajikan
7. khusyuk merupakan perhiasan bagi orang shalat
( Abu Bakar Asy-Shiddiq)

"Tak ada satu produk kecantikan pun yang mampu menandingi aura yang terpancar dari wajah orang - orang yang menjaga wudhunya. Bahkan cahaya yang berasal dari air wudhu tak hanya dirasakan di dunia, tapi sampai hari kiamat."
Wudhu memang luar biasa. Wudhu merupakan upaya untuk menjaga kesucian diri. inilah kosmetik terindah bagi muslimah. bahkan karena aura yang terpancar karena basuhan air wudhu kelak akan menjadi tanda yang membuatnya mudah dikenali oleh Rasulullah.

"Bagaimana engkau mengenali umatmu setelah sepeninggalmu, wahai Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam." Rasulullah menjawab, " Tahukah kalian bila seseorang memiliki kuda yang berwarna putih pada dahi dan kakinya diantara kuda - kuda yang berwarna hitam yang tidak ada warna selainnya, bukanlah ia akan mengenali kudanya? para sahabat menjawab, tentu wahai Rasulullah. " Rasulullah berkata, " Mereka (umatku) nanti akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi dan kedua tangan dan kaki, karena bekas wudhu mereka." ( HR. Muslim)

☆☆ Teduh Imannya

Ada orang yang namanya tak begitu dikenal oleh penduduk bumi, tapi sangat diagungkan oleh penduduk langit. ia beribadah dalam sunyi, ia mengabdi dalam sepi, ia bermanfaat tanpa perayaan dan pengakuan prestasi.
Ia menangis dalam zikir di malam harinya. Ia menebar manfaat seluas mungkin bagi kebaikan sesama, di siang hari , tanpa ada keinginan untuk dikenal namanya. Hatinya bersih dari riya, jiwanya suci dari ujub, niatnya tulus hanya untuk menggapai cinta Tuhan. Ia dikenal sebagai manusia biasa di hadapan sesama, tapi ia sangat mulia di hadapan Tuhan.
Ada orang yang saat di bumi tak ada yang mengenalnya, tapi penduduk langit mengagungkannya. Mereka adalah lu'lu'il maknun, mutiara yang tersimpan. Mereka mulia, tapi kemuliaannya tersembunyi. Mereka saleh, tapi kesalehannya tak tampak. Mereka beribadah dalam sunyi, mereka mengabdi dalam sepi, mereka berjuang tanpa pencitraan.
Mereka tak terlalu peduli apa penilaian sesama. Yang mereka tahu, Tuhan melihat perjuangannya. mereka tak peduli beragam penghargaan yang kadang jadi biang kesombongan, mereka berjuang karena nuraninya memintanya untuk berjuang. Mereka tak peduli dengan besarnya penghasilan, mereka cukup bahagia dengan kesederhanaan yang menenangkan, asal seumur hidup ridha Tuhan senantiasa menaungi hidupnya.
jadilah manusia yang bermanfaat bagi sebanyak mungkin sesama. Jadilah pengabdi. Sehingga banyak orang yang ketika kita tiada, mereka masih sering cerita tentang kebaikan kita.
Lalu, ukirlah kenangan manis masa muda dengan pengabdian terbaik pada Tuhan. Agar hatimu tenang, jiwamu nyaman, nuaranimu damai dirahmati-Nya.
"Orang tua yang rajin ibadah itu baik, tapi jauh lebih baik ada anak muda yang ibadahnya hebat. Orang tua takut maksiat itu hebat, tapi kalau ada anak muda takut maksiat itu jauh lebih mantap."
Masa muda hanya sekali. Jadikan ia berarti. Agar kita kelak tak menyesali. Dengan mendekatkan diri pada Allah, insya Allah segalanya akan dimudahkan oleh-Nya.
Bahkan untuk membuat bidadari surga cemburu bisa dengan cara mengabdikan sisa hidupmu sesuai dengan apa yang dituntun oleh Allah dan Rasul - Nya. Hanya itu.
seperti yang di diungkapkan oleh Rasulullah SAW saat ditanya oleh Ummu Salamah r.a " wanita - wanita dunia lebih utama daripada bidadari - bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak dari pada apa yang tidak tampak"
lalu karena apa wanita dunia lebih utama daripada mereka?
Beliau menjawab," karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka pada Allah. Allah meletakan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning - kuningan, sesungguhnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata 'kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut- sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya." (HR. Ath-Thabrani)
Rasulullah saw, bersabda " Wanita, apabila ia shalat lima waktu, puasa pada bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya, serta taat pada suaminya, maka ia bisa masuk surga dari pintu manapun yang ia inginkan." (HR Ahmad, Ibnu Hibban, Thabrani dan Anas bin Malik)
Begitu mudah meraih surga. Bahkan muslimah punya potensi lebih mulia ketimbang bidadari bermata jeli. Melalui berbagai macam cara Allah telah mengaruniakan keistimewaan terhadap kaum wanita. Melalui kehamilan wanita bisa melebur dosa. Saat menjadi ibu wanita dimuliakan sehingga kata - kata yang terucap kepada sang anak adalah doa. Melalui ibadah dan ketaatan pada sang suami wanita diberi keutamaan oleh Allah bisa masuk surga dari semua pintu.

Demikian sekilas rangkuman dari buku The Perfect Muslimah karya Ahmad Rifa'i Rif'an, semoga dapat menjadi inspirasi untuk kita sebagai muslimah agar hidup lebih baik lagi.

Kamis, 29 Desember 2016

Kalau Bisa Sukses di Usia Muda, Kenapa Harus Menunggu Tua ?


“Kalau bisa sukses di usia muda kenapa harus menunggu tua ?” itulah kalimat penyemangat milik Billy Boen yang selalu menyemangati saya dikala sedang down. Semangat yang kadang kala naik dan turun bisa menghinggapi kita kapanpun baik dalam menjalani proses menyelesaikan sekolah, proses menyelesaikan draft skripsi yang tak kunjung selesai (ini pengalaman saya pribadi ) hingga proses membangun usaha sendiri.

Kemarin tepatnya tanggal 28 Desember 2016,  untuk terus menjaga semangat dan menambah semangat saya dalam merintis usaha saya mengikuti sebuah acara sosialisasi mengenai Wirausaha Muda Mandiri 2016 (WMM 2016) yang diadakan di Gedung Eduplex. Acara dimulai dari pukul 10.00 WIB namun saya telat datang, saya tiba disana baru sekitar pukul 10.30, itupun beruntung karena saya “memaksa” adik saya untuk menemani ke acara tersebut perjalanan pun tidak memakan waktu lama.


Di dalam gedung Eduplex rupanya banyak tempat yang disediakan untuk siapa saja yang ingin menyewa ruangan. Tempat ini semacam coworking space, jadi memudahkan untuk pekerja yang tidak memiliki kantor bisa berinteraksi atau berdiskusi di tempat ini. Acara sosialisasi WMM 2016 berada di lantai 4, begitu sampai disana para peserta sosialisasi antri untuk registrasi dan beruntung acara yang sudah dimulai tersebut masih bisa saya ikuti.

Yang membuat saya ingin mengikuti acara tersebut selain karna memang kompetisi WMM 2016 ini sangat populer dan bisa dibilang menjadi wadah terbesar dalam hal memfasilitasi para pengusaha muda khususnya untuk mengembangkan usahanya, para pembica yang hadir saat itu juga sungguh membuat saya ingin menimba ilmu langsung dari ahlinya.

Para pembicara yang datang saat sosialisasi WMM 2016 adalah Jody Janitra, Owner Bober Café sekaligus ketua HIPMI JABAR, Titin Agustina, Juara 1 WMM 2012 kategori wirausaha social dan Fery Hasan Juara 1 WMM 2012 kategori wirausaha boga.

Materi pertama dijelaskan oleh Mba Diah selaku pihak dari Bank Mandiri yang memaparkan bagaimana proses mengikuti kompetisi WMM 2016  mulai dari proses pendaftaran, proses melengkapi dokumen dan persyaratan, proses seleksi, hingga proses presentasi di depan para dewan juri. Diceritakan pula pengalaman para pemenang kompetisi WMM tahun tahun sebelumnya.

Berlanjut ke pembicara kedua kang Fery Hasan, memaparkan bagaimana proses yang beliau lalui saat mengikuti kompetisi WMM tahun 2012 silam. Bebek Udig adalah produk yang ia ikut sertakan dalam kompetisi ini, saat itu memang olahan bebek belum sebanyak sekarang dan saat mengikuti kompetisi WMM usaha bebek udig memang sudah berjalan. Kompetitor kang fery saat mengikuti kompetisi ini adalah Lapis Talas Bogor Sangkuriang, kang fery menuturkan bahwa saat itu omset bebek udig baru 200 juta namun omset Lapis Talas Sangkuringan sudah berkali kali lipat hampir mencapai 1 M. Namun jangan takut katanya, kompetisi WMM ini tidak dilihat dari sekedar omset yang sudah kita capai tapi dilihat juga dari berbagai faktor diantaranya adalah kita harus mengerti proses bisnis yang dijalani. Maksudnya kita harus tahu bagaiaman proses awal kita mendapatkan bahan baku, proses mengolah hingga menjual. Detail bisnis yang kita jalani pun harus kita explore dihadapan para dewan juri agar mendapatkan poin plus. Panjang lebar beliau menjelaskan tentang bisnis nya, Kang Fery pun memberikan beberapa tips dalam menjalankan bisnis, jika dalam bisnis yang sedang kita jalani mendapatkan berbagai masalah terutama misalnya management dan keuangan, tidak ada salahnya untuk menghentikan sejenak usaha kita karna kita perlu mengevaluasi apa yang salah. Bebek udig pun sudah 1 tahun mengalami fakum, karna ada masalah dalam hal management tutur kang fery, dan beliau pun sedang menggarap proyek lain yaitu Halto Food (Halalan Toyiban Food) sambil sedang memebenahi system management di bebek udig.

Mba Titin Agustina (Tina) yang juga menjuarai kompetisi WMM 2012 memberikan pengalamannya saat mengikuti kompetisi ini. Yang beliau lakukan adalah melatih para narapidana khususnya perempuan di lapas daerah Arcamanik untuk membuat home made textile interior dari kain perca dengan nama brand KRAVITI. Ide sosialnya membuat beliau menjuarai posisi 1 bidang wirausaha sosial. Selain itu beberapa bisnis kini dijalankan seperti menerima pemesanan tas untuk acara seminar dengan merk SAKKUZAKKU dan juga membuat bisnis bidang pakaian ready to wear dengan mengangkat potensi kain sarung dari Majalaya dengan brand KENANGAN MANIS.

Adapun beberapa keuntungan yang mba Tina dapatkan setelah mengikuti dan menjuarai kompetisi ini adalah diantaranya
1. Pameran di luar negeri 2 kali, ini tergantung dari apa jenis produk yang kita buat
2. Publikais media
3. Hadiah utama berupa uang tunai
4. Grant berupa project capital
5. Mentor professional yang sesuai dengan bidang usaha
6. Networking semakin luas
7. Mandiri incubator
8. Link Investor terbuka lebar

Selepas mendengarkan dua pembicara yang memenangkan kompetisi WMM, saatnya mendengarkan pengalaman dan ilmu langsung dari pemilik café yang cukup terkenal di kota Bandung yaitu kang Jody Janitra. Kang jody ternyata berada di lingkungan keluarga yang memiliki jiwa enterepreneur, jika kita menemukan cookies di supermarket dengan harga sekitar Rp 80.000/toples itu adalah usaha cookies milik orang tua kang Jody J & C Cookies merknya. Di sesi awal kang jody menceritakan bagaimana perjuangan kedua orang tua dalam merintis usaha yang kini sudah sangat dikenal luas di Bandung hingga ke luar negeri.

Tahun 90 an, ayah kang Jody pensiun dini dari pekerjaannya dan memutuskan untuk berjualan. Jualannyapun belum memiliki tempat, beliau (ayah) berdagang di kaki lima. Tahun 1996 kemudian membuka usaha bakery “Joyci bakery” dengan modal awal sekitar 2 juta. Saat itu usaha yang sedang dijalankan belum memiliki karyawan, hanya dengan bantuan anak dan istri usaha bakery ini bisa berjalan. Tahun 1998 dari bisnis bakery, orang tua kang jody akhirnya memilih fokus di usaha cookies yang saat itu belum dilirik banyak orang. Kemudian tahun 2003 merk Joyci berubah menjadi J & C cookies. Tergambar sudah bagaimana ternyata merintis usaha itu tidak mudah, terbukti dengan pengalaman J & C Cookies yang membutuhkan waktu hampir 19 tahun untuk membesarkan dan mengembangkan usaha.


Bober café, sekarang memang banyak orang tahu dan banyak yang sudah berkunjung kesana. Tapi mungkin banyak yang tidak tahu seperti saya pribadi bagaimana naik turunnya menjalankan usaha sebelum akhirnya kang jody sendiri yang membagi pengalamannya di acara kemarin.

Berawal karena di drop out dari kampusnya tahun 2004 kang Jody tidak diberi lagi uang jajan dari kedua orang tuanya. Kedua orang tua kang jody pun memberikan tiga pilihan bekerja di J & C Cookies, bekerja di orang lain atau punya usaha sendiri dan akhirnya pilihan punya usaha sendirilah dipilih oleh kang Jody. Menurutnya, karna hobi main kartu saat kuliah lah yang memberikannya ide untuk membuka usaha café. Karna dengan memiliki café, dia bisa menghabiskan waktu bersama teman temannya sambil mencari uang saku. Saat itu di Bober café baru memiliki 2 orang karyawan dengan modal awal sekitar 4 jutaan. Naik dan turunnya usaha sangat dinikmati oleh kang jody, karena memang dengan memiliki background pendididkan hospitality tak susah untuk mengembangkan bisnis ini. Follow your passion itu kata kata yang saya ingat dari kang jody, ikuti kesenangan kamu saat menjalankan bisnis karena jika kamu senang dengan bisnis yang kamu jalani apapun rintangannya akan kamu hadapi. Selain itu kang jody pun membagi kunci bisnis nya agar tetap eksis hingga sekarang yaitu differensiasi (berbeda dari bisnis yang sudah ada), selalu kolaborasi, dan cari yang unik dan memenuhi keinginan pasar.

Tambahan baterai semangat mulai terisi kembali, terima kasih untuk para pembicara semoga saja suatu saat bisa berbagi pengalaman lagi. Untuk yang ingin mengikuti kompetisis WMM 2016 silahkan buka website www.wirausahamandiri.co.id pendaftaran diperpanjang hingga 15 januari 2017. Yuk kalo bisa sukses diusia muda kenapa harus menunggu tua.


Minggu, 25 Desember 2016

Kuliah Subuh di Kota Hujan

Sekitar bulan ramadhan 2016 kemarin, saya yang masih bekerja di sebuah toko kue tiba - tiba mendapat whatapps dari bibi. Isi dari pesan itu kira - kira begini.

" Teh, apa kabar ? Paman (suami bibi) nanyain teteh kapan mau main ke bogor?"

Lalu saya menjawab " nanti aja bi, kalau saya libur panjang atau pas sudah beres bulan puasa, sekarang ga bisa di toko lagi sibuk."

Whatapps balasan pun berlanjut
" kalau bisa sekarang - sekarang teh, biasanya paman kalo nyuruh main ke bogor berarti ada yang mau diobrolin dan biasanya jarang nyuruh kalo ga penting - penting banget. Lebih baik dalam waktu dekat sebelum bulan puasa beres, nunggu lebaran terlalu lama kan nanti mau mudik ke mojokerto. "

Lama saya membaca balasan jawaban dari bibi, apakah gerangan yang membuat beliau menyuruh saya untuk ke kerumahnya ataukah ada hal yang membuat beliau tersinggung ?. Saya masih bingung dan saya pun memita libur kerja untuk pergi ke bogor.

Sampai di rumah, saya meminta izin pada orang tua untuk pergi ke bogor. Orang tua saya pun heran mengapa paman menyuruh saya untuk kerumahnya karna biasanya saya ke bogor untuk liburan bersama keluarga. Saya pun belum bisa menjelaskan apa alasannya, mungkin setelah disana saya dapat menyimpulkan apa maksud dari undangan dadakan tersebut.

Keesokan harinya saya pulang kerja lebih cepat dari biasanya. Tepat pukul 14.00 wib saya bersiap berangkat ditemani adik saya menuju terminal bis Leuwi Panjang. Perjalanan sekitar 5 jam dari Bandung menuju bogor, bis melaju cukup lancar karna melalui jalan tol. Alhamdullilah diperjalanan pun nyaman karna pak supir memacu bis dengan hati - hati dan saya pun langsung tertidur pulas selama diperjalanan.

Pukul 20.30 wib pesan kembali masuk melalui WA, bibi bertanya sudah sampai mana dan jika sudah masuk jalan baru beri kabar agar nanti dijemput.

Udara kota Bogor di malam hari ternyata sama panasnya dengan Bogor di siang hari. Sekitar pukul 21.00 lewat saya dan adik sudah turun dari bis dan menunggu untuk dijemput. Tak lama berselang bibi datang, lama sekali rasanya saya tak bertemu bibi sekalinya pun bertemu saat ada acara seperti acara arisan keluarga.

Bibi menyambut saya dengan senyuman hangat tapi saya belum membalasnya karena belum sepenuhnya pulih dari sisa tidur di perjalanan. Sekitar 15 menit akhirnya saya tiba di rumah beliau,rasa kantuk masih menyelimuti mugkin jika saya bercermin mata saya hanya terlihat segaris ( karna memang sudah sipit).

Beres menyimpan barang dan berganti pakaian, saya langsung disuguhi makan malam. Makan malam yang kemaleman karna jam sudah menunjukan pukul 22.00 wib sambil menyantap makan malam bibi mengajak ngobrol bagaimana keadaan orang tua di rumah, bagaimana rencana adik setelah lulus sekolah dan hal lainnya.

Suara mobil pun terdengar memasuki garasi rumah. Rupanya paman sudah pulang dari pabrik, begitu membuka pintu rumah saya langsung bersalaman dan menanyakan kabar beliau, senyum hangat pun terukir di wajah beliau.

" Silahkan istirahat Zhie, sudah makan ?" Itu kalimat singkat yang mengawali kembali pertemuan saya dengan beliau.
Bibi pun sama , menyuruh saya dan adik untuk segera beristirahat karna bibi tahu perjalan panjang saya dari Banjaran - Bogor pasti terasa sangat melelahkan ditambah lagi saat bulan puasa.

Istirahat selama 5 jam rupanya belum memulihkan lelah saya. Jam 3 harus sudah bangun dan bersiap untuk santap sahur. Setengah jam berlalu, saya pun membereskan sisa makanan tapi paman belum nampak bangun untuk sahur. Menurut bibi paman termasuk orang yang simple, untuk menu sahur saja beliau cukup menyantap potongan buah - buahan dan sudah mulai mengurangi porsi nasi/karbohidrat makanya beliau bangun biasanya sekitar 15 menit sebelum waktu imsyak. Beliau sudah menerapkan gaya hidup sehat dan menjaga asupan makanan yang dikonsumsi. Saya sendiri masih belum bisa menerapkan pola mengurangi porsi karbohidrat, badan saya memang kecil tapi tak tahu mengapa porsi makan saya terbilang cukup besar jika dibandingkan dengan saudara saudara saya yang memiliki tubuh berisi 😀.

Selepas sholat subuh, paman yang pulang sholat berjamaah di mesjid langsung duduk menonton berita, bukan berita bahasa indonesia melainkan berita bahasa mandarin tanpa translate. Sepertinya kemampuan bahasa asing paman sudah bertambah, saya sempat mendengar beberapa waktu lalu beliau terbang ke beberapa negara di Eropa bahkan ke Amerika untuk melihat pameran mobil sebagai study banding di pabriknya. Lawatan ke Amerika menurut bibi atas undangan rekan kerjanya.

Satu pelajaran pertama yang saya dapatkan tanpa sengaja, perbanyak networking dan tambah kemampuan bahasa asing maka perjalananmu ke luar negri bahkan ke belahan bumi manapun akan terasa sangat mudah dan ringan.

Tak menunggu lama, saya pun dipanggil paman untuk berbincang dan perbincangan singkat yang mengubah mindset serta menambah semangat saya pun dimulai.

Perbincangan singkat kala itu diawali dengan rentetan pertanyaan beliau pada saya.
" Zhie, sekarang kamu kerja dimana? "
Saya pun menjawab, saya kerja bersama teman smk saya yang jurusan tata boga. Lalu saya pun menceritakan apa yang saya lakukan selama 2 tahun terakhir ini saat bekerja di toko kue, bagaimana naik dan turunnya orderan, merasakan massa dimana tidak ada pengunjung yang datang hingga orderan full saat bulan Ramadhan.

Pertanyaan pun berlanjut, "sebelum di tempat yang sekarang kamu pernah bekerja dimana saja?"

Saya pun membeberkan dimana saja saya pernah bekerja.
1. Begitu lulus kuliah saya bekerja sebagai guru honorer di salah satu smk swasta jurusan tata boga kurang lebih selama 1 tahun ajaran, lokasinya masih di daerah tempat saya tinggal.
2. Saya bekerja di sebuah katering industri di Karawang selama 6 bulan.
3. Saya bekerja di konsultan katering selama 1 tahun di Bandung.

" Kerjanya ngapain aja zhie di tempat - tempat itu? " taya beliau serius. Saya pun menjelaskan job desk dari masing - masing pekerjaan saya dulu. Bagaimana menjadi seorang guru, mempersiapkan planning pembelajaran setiap harinya, menjadi seorang menu planner di katering industri, menyiapakan dan memantau menu untuk makan karyawan di setiap perusahaan yang jumlah porsi setiap harinya kadang mencapai 2.000 porsi, hingga menjadi assisten konsultan katering, menyiapkan surat -surat, menawarkan jasa konsultasi ke berbagai instansi seperti boarding school, rumah sakit, hingga ke perusahaan pertambangan minyak.
Paman pun dengan seksama mendengarkan cerita saya.

"Alasan kamu keluar dari ketiga tempat itu apa ?" Dan saya pun menjelaskan alasan - alasan saya mengapa saya keluar dari ketiga tepat itu, yang rata - rata hanya bertahan selama 6 bulan sampai 1 tahun saja.

Setelah hampir setengah jam saya bercerita panjang lebar, barulah beliau mengeluarkan petuah petuahnya membuat saya terkesima dan manggut - manggut tanda setuju dengan apa yang beliau utarakan.

" zhie kamu tahu dari keempat tempat kerja yang kamu jelaskan, penjelasan paling detail yang kamu ceritakan adalah saat kamu bekerja di katering industri padahal durasi kamu bekerja disana hanya 6 bulan saja."

" oh ya?"  Tanya saya kaget, saya tidak sadar bahwa selama 30 menit tadi paling banyak yang saya ceritakan adalah saat saya bekerja di Katering . Padahal perasaan saya justru saya merasa underpresure saat bekerja disana.

" justru yang membuat kamu underpresure/ tertekan selama bekerja membuat kamu tidak nyaman dan akan membuat diri kamu untuk keluar dari zona nyamanmu. Kamu bahkan tahu alur masuk, penyimpanan, keluar barang, detail dari job desk kamu selama bekerja disana sangat terperinci kamu ceritakan  dan bandingkan dengan saat kamu bekerja di konsultan, kamu hanya menceritakan apa yang kamu lakukan seharian saja selama di kantor. Saat bekerja di Karawang kemungkinan mengandung resiko kerja yang sangat tinggi ( high risk), tadi kamu ceritakan jika terjadi komplain dari perusahaan hal apa yang kamu harus lakukan padahal kamu merasa tertekan  kan. Jika kamu saat itu bertahan disana, kemungkinan besar kamu akan sukses disana. Sukses menggali banyak ilmu dan pengalaman."

Saya hanya bisa terpaku mendengar penjelasan paman. Ternyata beliau melihat dari sudut pandang yang berbeda.

"Lalu tadi kamu cerita sudah hampir 2 tahun kerja bersama temanmu, apakah rencana kamu selanjutnya? Apakah akan selamanya bekerja dengan temanmu itu ?" Tanya paman seperti HRD yang mewawancarai calon karyawan yang melamar kerja. Beliau ternyata menginginkan penjelasan panjang lebar dari saya bukan sekedar jawaban iya dan tidak.

Pertanyaan paman yang terakhir memunculkan lagi mimpi saya, cita - cita saya dari dulu dari saya memilih SMK tata boga sebagai sekolah lanjutan saya. Saya ingat saat itu, alm kakek sempat menentang saya. Kenapa uzhie masuk smk, kan nantinya susah untuk masuk perguruan tinggi. Saat itu tekad saya sudah bulat, ingin masuk smk jurusan tata boga karna ingin punya usaha sendiri bidang makanan, meski saat itu memang saya tidak memiliki basic memasak sama sekali.

Ya, mimpi mempunyai usaha sendiri bidang makanan khususnya sudah tertancap dalam hati saya sudah lama sekali. Keinginan itu terus saya jaga dan pelihara. Mudah mudahan suatu saat nanti mimpi itu bisa nyata di depan mata.

"Zhie,  apa rencanamu?" Tanya paman sekali lagi yang membuyarkan lamunan saya saat itu. Sepertinya beliau sudah tahu jawaban saya, hanya saja saya harus menjelaskan secara detail lagi apa rencana saya kedepannya.

" saya ingin punya usaha sendiri bidang makanan khususnya, entah itu kedai, cafe, resto ataupun katering." Jawab saya singkat.

"Lalu jika begitu kapan akan mulai?"

Pertanyaan lanjutan yang membuat saya berfikir sedikit lama. Mencari jawaban yang tepat karna yang saya hadapi bukan orang biasa, seorang yang memiliki pabrik mobil daerah sentul Bogor saya rasa bukan orang biasa. Dan kini saya berhadapan dengan beliau, padahal kami memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda, otomotif dan tata boga . Namun obrolan kami sangat melebar seperti memiliki satu benang merah. Bibi yang duduk di samping saya hanya mendengarkan dan sesekali tersenyum ke arah saya.

"Mulai usaha? Saya rasa tidak mudah paman", ungkap saya pendek. "Perlu adanya planning yang tepat, orang - orang (SDM), tempat yang memadai dan tentu saja produk yang kita jual harus bisa diterima di masyarakat.

" memang betul perlu banyak perencanaan, namun jika hanya perencanaan tanpa adanya action kapan akan terealisasi ?"

"Target saya akhir tahun ini sudah punya usaha, rencana terdekat saya adalah menitipkan aneka kue ke warung warung dekat rumah"

" Saya rasa lebih cepat lebih baik zhie, kedepannya kamu harus memiliki outlet sendiri entah di daerahmu (Pangalengan) atau di Bandung. Kamu sendiri tahu lokasi yang cocok untuk usahamu"

Obrolan pun berlanjut, beliau menceritakan pengalaman beliau merintis pabrik di sentul.
" saya orang produksi zhie, ga bisa jualan maka saya hire orang untuk untuk produk produk saya dan dulu pun begitu keluar dari tempat kerja saya tidak memiliki banyak uang pesangon dari perusahaan untuk membuat pabrik maka saya kerja sama dengan teman yang memiliki lahan. Banyak cara untuk memulai usaha salah satunya dengan berkolaborasi dengan teman temanmu"

"Saya rasa modal untuk kamu usaha tidak sebesar modal usaha seperti ridwan yang memiliki usaha konveksi (adik mamah paling bungsu), karna dia usaha nya sama seperti saya perlu alat dulu baru bisa produksi masal. Jangan bingung mencari modal usaha karna modal bisa dari mana saja, kepercayaan pun bisa jadi modal. Asalkan orang sudah percaya padamu berapapun kebutuhanmu pasti orang akan memberikannya. Jangan memandang uang sebagai modal utama, banyak hal yang bisa kamu dapatkan sebagai modal untuk usaha.
Dulu saat di mojokerto saya selalu membayangkan bagaimana jika para santri disana dibekali softskill dan hardskill sehingga memiliki keterampilan saat sudah turun di masyarakat. Nanti usahamu juga harus berdampak bagi masyarakat sekitar, membantu orang - orang disekitarmu"

Kalimat terakhir dari obrolan kami yang selalu terngiang adalah " jika kamu punya mimpi, simpan mimpinu di frame yang paling besar agar kamu bisa melihat mimpimu dengan jelas dan detailnya pun masih terlihat"

Obrolan panjang lebar itu kira kira menghabiskan waktu sekitar 2 jam, sungguh tak terasa. Obrolan yang saya ceritakan di atas hanya sebagian kecil dari obrolan saya bersama beliau.

Siang harinya saya langsung kembali pulang ke rumah, kuliah subuh saya kali ini memang singkat dan lokasinya jauh tapi pulang dari sana saya seperti memiliki tambahan semangat, memang ini yang saya butuhkan. Dorongan semangat dari orang - orang yang berpengalaman merintis usaha dari nol. Modal bisa dicari tapi pengalaman seseorang dalam merintis dan memperjuangkan mimpinya tidak semua orang mau membaginya untuk kita.




Jumat, 16 Desember 2016

Cerita Anak Gunung yang Punya Cita - Cita Menggunung (part 1)

Saya memang bukan seorang yang terkenal atau siapun yang dikenal banyak orang. Catatan ini saya buat sebagai teman perjalanan saya mencapai apa yang saya cita citakan dari dulu hingga saat ini.

Saya tinggal di daerah pegunungan di bandung selatan, pangalengan lebih tepatnya. Daerah ini memiliki cuaca yang masih sejuk dengan pemandangan masih enak di pandang. Sawah sawah masih berpetak petak membentuk terasering, di arah lain terlihat perkebunan teh yang terhampar luas dan terlihat pula berjejer gunung di arah lainnya dikenal dengan sebutan gunung tilu (baca : gunungnya ada 3 ).

Jika dilihat daerah ini masih sepi jika dibandingkan dengan daerah lain di bandung selatan. Sebut saja daerah ciwidey yang terkenal dengan wisata alam kawah putihnya dan wisata buatan lain yang kini sedang banyak dikunjungi.

Sebetulnya pangalengan memiliki potensi besar sebagai daerah wisata, seperti halnya daerah ciwidey. Salah satunya situ cisanti yang kini banyak dikunjungi wisatawan, titik nol sungai citarum yang memang memiliki pemandangan yang indah untuk sesi foto apalagi jika dilakukan saat pagi atau menjelang matahari tenggelam. Refleksi objek di situ cisanti terlihat sangat indah saat terkena sinar matahari.

Sumber foto : google.com


Selain itu ada lagi wisata budaya Rumah adat cikondang,  Terletak di desa Lamajang Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung tepat dekat saya tinggal. Rumah adat ini memang berbeda dari rumah lain yang ada, masih memegang erat nilai nilai leluhur. Di rumah ini tidak ada aliran listrik yang dipakai,  untuk penerangan saja menggunakan cempor (seperti obor ) alat makan dan minum pun menggunakan alat yang masih tradisional seperti mug yang terbuat dari bambu.
Kunjungannya pun tidak bisa sembarangan, jika ingin berkunjung hari yang diizinkan untuk berkunjung adalah setiap hari senin, rabu, kamis dan minggu.



Sumber foto : google.com

Tidak seperti kampung naga yang sudah banyak dikunjungi wisatawan, kampung ini masih jarang dikunjungi. Namun ramai dikunjungi  pada saat ada acara acara tertentu saja seperti acara tahun baru islam ( 1 Muharam) yang memang banyak dikunjungi oleh wisatawan terutama media massa yang datang untuk meliput.

Saya pun ingin ambil bagian dalam mempromosikan daerah pangalengan menjadi salah satu daerah tujuan wisata. Pernah atau bahkan saya bercerita sambil sedikit bercanda kepada teman dan orang tua bahwa cita cita saya ingin melihat pangalengan macet 😀😁. Tentu macet karna satu alasan yang jelas, bukan macet karna masalah lalu lintas tapi karna banyak nya arus kendaraan yang melintas ke daerah ini untuk berwisata. Kini saya mulai bisa lihat, setiap akhir pekan banyak mobil pribadi maupun kendaraan bermotor yang datang ke daerah pangalengan. Dengan ini berarti arus kendaraan mulai padat dan kemungkinan arus perputaran uang sedang terjadi disana.
Namun sayang, fasilitas penunjang masih belun banyak seperti hotel/tempat penginapan, rumah makan/restoran dan tempat menjual oleh oleh. Untuk rumah makan memang sudah ada beberapa yang dibuat tapi sayangnya masih sepi pengunjung. Tidak seperti derah lembang sana yang sudah sangat padat dengan fasilitas penunjang wisata.

Sayapun kini memberanikan diri membuka kedai makanan, bisa dibilang masih sangat sepi pengunjung seperti halnya rumah makan lainnya yang mungkin hanya ramai saat akhir pekan atau saat hari libur. Langkah kecil ini saya ambil berharap dapat menjadi awal saya melangkah lebih jauh kedepan. Menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung ke daerah pangalengan. Meski memang langkah saya masih sangat awal tapi gambaran tentang wisata pangalengan yang terus bergerak maju sudah ada dalam bayangan.

Saya hanya bisa berjuang melalui bidang kuliner yang saya bisa. Dan itu sedang saya perjuangkan saat ini untuk pangalengan.


Minggu, 15 Mei 2016

Memang Engkau dilahirkan Menjadi Seorang Pendidik

Selamat Hari Pendidikan nasional…..

Tanggal 2 Mei diperingati sebagai hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei merupakan tanggal lahir Ki Hajar Dewantara. Pejuang pendidikan yang mengorbankan seluruh jiwa dan raganya untuk memajukan pendidikan di negeri ini. Namun selain tanggal 2 mei yang merupakan tanggal bersejarah menurut saya pribadi, ada tanggal lain yang teramat istimewa buat saya. Yakni tanggal 3 dan 8 Mei. Kenapa saya sebut hari istimewa karena di dua tanggal tersebut lahir orang orang yang saya kenal luar biasa. Kedua  Hari dimana Bapak dan Ibu saya lahir kedunia ini. 2 sosok yang seprofesi yakni sebagai guru lahir di bulan yang sama dengan sang pejuang pendidikan. Entah suatu kebetulan atau memang sudah menjadi rencana dari Alloh SWT.
Ibu saya seorang pendidik yang sudah kurang lebih 15 tahun berprofesi sebagai guru honorer, begitu panjang perjuangan beliau untuk mendapatkan haknya secara layak selama belasan tahun tersebut. Namun, beliau tak pernah patah semangat, sempat tidak diakui beberapa tahun mengajar di sebuah sekolah menengah pertama karena cuti melahirkan, gaji yang tidak selalu ada setiap bulannya. Ketika ada kesempatan ibu saya mengikuti test CPNS 2 kali masih belum lulus juga, baliau sempat ragu untuk mengikuti kembali Test CPNS , sudah lewat batas umur kata beliau. Memang ibu saya mengikuti test disaat usia beliau hampir menginjak kepala 5  tapi dengan dorongan Bapak dan keluarga beliau akhirnya mengikuti test CPNS kembali yang diadakan pemerintah tahun 2014. Alhamduliah, Alloh SWT melihat kerja keras perjuangan ibu, akhirnya beliau lulus test CPNS dengan perhitungan masa kerja kurang lebih tinggal 10 tahun lagi.

Lain halnya dengan perjuangan Bapak, beliau memiliki keberuntungan dibandingkan dengan ibu. Bapak begitu beres sekolah keguruan (dulu SPG) langsung diangkat menjadi guru PNS. Selama kurang lebih 20 tahun baliau sudah mendidik putra putri di daerah, membimbing satu demi satu murid membaca dan menulis huruf menjadi rangkaian kata yang bisa dibaca oleh para murid. Dimulai dari mengajar kelas 1 yang sangat membutuhkan kesabaran tingkat tinggi karena tak jarang ada yang menangis dalam kegiatan belajar mengajar hingga mengajar sampai kelas 6, di kelas 6 setiap akhir caturwulan saat itu beliau sibuk mendaftarkan para murid untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.

 Saya jadi terkenang waktu saya masih bersekolah di Sekolah Dasar, meskipun satu sekolahan dengan Bapak, hampir tidak satu kalipun saya menjadi murid beliau, suatu ketika saya berada di kelas 2 dan akan naik ke kelas 3 sedangkan beliau menjadi wali kelas 3 tapi di tiap ajaran baru beliau selalu menghindar untuk menjadi wali kelas saya entah kenapa saya saat itu belum terlalu mengerti.  Namun setelah agak dewasa saya baru mengerti beliau takut dikira membantu saya dalam hal nilai – nilai saat ujian sekolah.

14 tahun lalu, bapak dipindah tugaskan ke daerah yang terpencil dan cukup jauh dari rumah. Dulu ke sekolah waktu tempuh hanya 5 – 10 menit dengan berjalan kaki, kini harus menempuh ± 30 – 45 menit dengan berjalan kaki.

Bapak juga bercerita bagaimana suka duka menjadi seorang pendidik di daerah yang terpencil, terkadang jika musim hujan datang beliau harus berangkat lebih pagi dari biasanya karena pasti waktu yang ditempuh dalam perjalanan menuju sekolah akan lebih lama, berangkat dari rumah pun harus menggunakan sepatu boot yang tahan air dan licin sedangkan sepatu kerja disimpan di sekolah.

Tahun 2002 silam, saat saya masih menginjak kelas 6  saya, kawan – kawan sekolah beserta guru – guru mengantarkan Bapak menuju tempat tugas barunya. Selama perjalanan kami melewati sawah – sawah, ladang – ladang, milik penduduk seitar. Jalan – jalan yang terjal, bebatuan serta licin itulah medan yang saya lalui saat itu. Dan kini setelah saya menuntaskan pendidikan dan sudah mulai bekerja, Bapak masih bertugas disana mungkin sudah terhitung 14 tahun. Terkadang dalam hati kecil saya ingin bertanya, pak… apakah Bapak masih semangat? Apakah Bapak masih sekuat dulu dalam menempuh perjalanan menuju sekolah? Mengingat medan yang harus dilalui cukup rawan kecelakaan, kalaupun menggunakan kendaraan bermotor ongkos perjalanan akan lebih mahal.

Tak pernah saya melihat gurat rasa lelah di wajah beliau. Setiap hari minggu kalau tidak ke ladang pastilah pergi kesekolah. Alasannya sederhana ingin menanam tanaman, memperbaiki saluran air dan lain sebagainya.
Perjuangan, kerja keras, yang dilakukan Bapak kini berbuah manis, telah diapresiasi oleh pemerintah daerah. Alhamdulilah tanggal 26 Aprl 2016 kemarin Bapak mengikuti Lomba Kepala sekolah berdedikasi dan berhasil menyabet juara ke 2 selama 2 tahun berturut – turut yakni tahun 2015 dan 2016.
Selamat Pak….. ini hadiah ulang tahun yang berharga dan kami sekeluarga bangga dengan semangat tak kenal lelah yang Bapak tunjukkan untuk memajukan pendidikan di daerah.










Kamis, 03 Maret 2016

Karna jodoh itu istimewa, jemputlah “ia” dengan cara yang Istimewa…



“Jodoh itu istimewa, maka perjalanan untuk menemukannya pun harus istimewa. Wajar bila sempat ada rasa yang mengangkasa, ragu yang menderu, bahkan luka yang menganga dalam liku menemukannya.”  -Fu
Itulah sepenggal kata kata yang sangat saya suka ciptaan Foezi Citra Cuaca ( -Fu) yang ada dalam buku “Jodoh Dunia Akhirat”. Buku yang sering saya lihat ketika saya datang ke salah satu toko buku terbesar di Bandung, Memang belum sempat saya membeli buku ini karna belum ada niatan untuk ke jenjang pernikahan, Namun alhamdulilah memang kalau rezeki ga akan kemana J melalui sahabat saya, saya diberi  hadiah buku ini. Setelah hampir 1 tahun kami tidak bertemu, saya akhirnya bisa kembali bersilaturahmi, membicarakan banyak hal dan berdiskusi tentang target - target yang ingin dicapai.
            Membicarakan masalah jodoh memang tidak akan ada habisnya, Banyak yang berpendapat jodoh itu ibarat rezeki yang harus kita ikhtiarkan serta kita jemput,  orang tua yang merestui dan Alloh SWT yang menjodohkan J. Siapa yang tidak mau mendapatkan jodoh yang ideal, ideal disini menurut saya pribadi adalah sesuai dengan kriteria yang kita inginkan. Misalnya, ada orang yang menyukai hiking/ naik gunung menginginkan pasangan yang menyukai hobi yang juga agar ada topik pembicaraan yang sama atau bisa juga yang menginginkan pasangannya memiliki tujuan hidup yang sama agar dalam mengarungi bahtera rumah tangga memiliki nilai – nilai positif yang dicapai bersama.
            Meskipun saya juga belum berpengalaman  dalam urusan perjodohan a.k.a proses menuju pernikahan, Namun saya sedikit terbantu dengan adanya buku ini, karna dalam buku ini dijelaskan bagaimana gambaran kita “menjemput “ jodoh kita. Berikut ini saya paparkan benang merah dari isi buku ini yang mudah mudahan bisa membantu kawan kawan semua dalam proses menjemput jodoh dunia dan akhirat. Amiin…
            Ada 3 hal di  buku ini yang menjadi pokok utama dalam menjemput jodoh diantaranya adalah
1.      Cleansing,
2.      Upgrading, dan
3.      Selecting
Mari saya jelaskan satu persatu isi dari ketiga hal diatas agar kita mengerti dan paham ilmu dalam menjemput jodoh versi teh –Fu dan kang Canun, saya ceritakan dengan bahasa saya sendiri dan sebagian berdasarkan kalimat yang ada di dalam buku.

1.      Cleansing, (Pembersihan diri dan jiwa)

Jodoh seperti tadi di awal sudah saya kemukakan, seperti halnya rezeki yang harus diikhtiarkan. Yang selalu jadi pertanyaan adalah sudah diikhtiarkan namun kenapa masih belum saja bertemu dengan jodoh ? pasti itu yang ada di benak kawan kawan semua.
Ternyata ada hal hal yang bisa menghambat kita bertemu dengan jodoh kita, maka dari itu kita harus terlebih dahulu introspeksi diri apa yang terjadi dalam diri kita jangan jangan ada yang salah atau ada hal lain yag menyebabkan kita sulit bertemu dengan jodoh kita. Karna jodoh kita adalah cerminan diri kita. Maka dari itu penting salah satunya adalah membersihkan diri kita dengan instrospeksi. Selain itu ada hal lain yang harus kita lakukan dalam proses clensing ini yaitu menghapus dosa orang lain. Orang lain disini diantaranya adalah orang orang yang berada disekitaran kita yang masih ada di samping kita atau yang telah pergi. Yang datang dengan cerita yang berbeda setiap orangnya, yang datang dengan cerita bahagia dan terus bersama kita ada juga yang datang kemudian pergi meninggalkan kita dengan berbagai alasan.
Patah hati berkali kali, ditinggalkan tanpa alasan atau yang ditinggalkan menikah (hmmmm….) memang sangat menyesakkan hati, tapi apa mau dikata jika takdir Alloh SWT memang seperti itu. Tinggal kita saja yang harus berlapang dada memaafkan dosa serta menghapus dosa orang lain yang yang telah menyakiti kita supaya jalan kita dimudahkan untuk bertemu dengan orang yang tepat yang telah ditakdirkan oleh sang Maha Cinta untuk mendampingi kita.
Setelah  introspeksi diri, menghapus dosa orang lain maka hal selanjutnya yang harus kita lakukan dalam proses cleansing ini adalah berdamai dengan diri sendiri.

“ salah satu ciri orang yang telah berdamai dengan masa lalunya adalah ia tak malu akan masa lalunya tersebut. Ia mampu menceritakan masa lalunya dengan bahagia”
                                    –Fu & Canun

Seperti dikatakan _fu & Canun bahwa orang yang telah berdamai dengan masa lalunya adalah orang yang mampu menceritakan masa lalunya dengan bahagia. Terima apa yang telah terjadi pada diri kita di masa lalu, seburuk apapun itu. Syukuri bahwa kejadian dimasa lalu menjadikan kita seperti ini, memberikan banyak pelajaran berharga yang menjadikan kita lebih dewasa di masa sekarang. Maafkan masa lalu baik yang telah terjadi pada diri sendiri, orang tua, maupun orang lain yang telah menyakiti kita. Lepaskan semua beban yang ada di pundak, siapkan amunisi kita untuk melangkah maju ke depan saatnya manikmati hidup, berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan selalu bergerak kea rah yang lebih baik.


2.      Upgrading

Upgrading diri sama dengan perbaiki diri, memperbaiki diri agar jodoh kita sesuai dengan apa yang kita inginkan. Bukankah jodoh itu cerminan diri kita sendiri? Maka kita harus fokus memperbaiki diri kita. Tak usah galau kata anak zaman sekarang, bagaimana jodoh kita, dimana gerangan sekarang masih bersembunyi J namun yang jelas berdo’alah yang terbaik untuk jodoh kita untuk disegerakan bertemu dengannya.
            Setelah membersihkan diri kita (cleansing) lalu melalui proses upgrading maka aktifkan magnet jodohmu ! begitulah yang dikatakan oleh –Fu dalam bukunya. Sang wanita jika sudah memiliki target pria yang disukainya  harus bisa memberikan sinyal – sinyal cinta kepada pria yang sudah diincarnya tentunya dengan batas – batas yang masih wajar dan tidak berlebihan. Nah sang pria jika sudah menerima sinyal – sinyal ini harus tahu apakah wanita ini mau dengannya atau tidak.
            Adapun cara mengaktifkan magnet jodoh adalah dengan menyamakan frekuensi jodohmu. Sebelum dijelaskan lebih lanjut, siapkan terlebih dahulu kertas kosong dan alat tulis. Sudah ? jika sudah tolong tulis 5 sama sahabat terdekat

1.      ……..
2.      ……..
3.      ………
4.      ………..
5.      …………

Sekarang cek lima orang terdekat apakah mereka semua sudah menikah? Bila kebanyakan mereka belum menikah, bahkan ternyata semuanya belum menikah tentunya sekarang paham, mengapa anda masih belum belum bertemu dengan jodoh anda karna ternyata potensi jodoh bisa ditentukan oleh lingkungan sekitar.
            Dalam proses upgrading, seperti halnya mengupgrade alat elektronik agar bekerja lebih maksimal maka, upgrade diri sendiri pun sangat penting seprti mengupgrade ilmu, skill, dan hati yang insya alloh nantinya, kita akan menjadi orang yang memiliki pesona yang tertebar secara otomatis.

a.      Upgrade your knowledge

Ilmu adalah salah satu investasi yang sangat penting, tak hanya untuk urusan dunia namun juga untuk urusan akhirat. Jika kita tidak memiliki ilmu yang cukup bia jadi nantinya kita akan salah melangkah. Begitu juga dalah urusan menjemput jodoh, kita harus sudah memiliki ilmu yang cukup. Banyak cara mendapatkan ilmu pernikahan maupun ilmu menuju pernikahan dengan membaca buku bisa menjadi salah satunya atau bisa juga dengan mengikuti workshop dan seminar menikah yang kini sedang banyak diselenggarakan bagi pasangan – pasangan yang akan menuju gerbang pernikahan. Tidak salahnya menikuti 1 atau 2 kali workshop pernikahan agar kita mengetahui apa saja bekal ilmu yang harus dimiliki oelh calom suami dan calom istri serta tantangan yang akan dihadapi setelah menikah.
      Selain itu kita juga harus tahu ilmu menjemput rezeki, dalam berumah tanggapastilah akan banyak dana yang harus dikeluarkan, mulai dari persiapan hamil, persiapan melahirkan, sekolah anak, biaya kesehatan, biaya bulanan , biaya tak terduga dan lain sebagainya. Maka dari itu pasangan suami istri harus sudah ada komitmen dari awal siapa yang akan mencari rezeki yang utama untuk keluarga. Apakah suami saja atau suami dan istri hal ini bias dibicarakan di awal sebelum pernikahan agar tiak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.
      Ilmu lain yang harus dimiliki oleh calon pasangan suami istri adalah ilmu relationship, didalamnya ada komunikasi yang terjadi antara suami dan istri. Karena ternyata banyak pasangan yang sudah menikah bertahun – tahun memiliki komunikasi yang buruk dalam rumah tangganya, hal ini nantinya akan menyebabkan munculnya masalah – masalah dalam area rumah tangga.
b.      Upgrade your skill

Mengupgrade skill/ menambah keahlian harus terus dilakukan apalagi untuk calon istri. Salah satu keahlian dasar yang harus dimiliki adalah memasak. Walaupun tidak semua perempuan rela berlama lama di dapur namun percayalah seorang suami dalam lubuk hati yang paling dalam (aiiih…. J) menginginkan memiiki istri yang pintar memasak. Karna akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri yang dirasakan suami jika ada kumpul keluarga/ kedatangan teman kantor disuguhi makanan buatan sang  istri. Maka dari itu terus lah menambah skill baik bagi calon suami maupun calon istri agar masing – masing pasangan akan merasa bangga dan beruntung memiliki suami dan istri yang pandai dan ahli dalam suatu bidang tertentu.

c.       Upgrade your heart           

Persiapan menuju pernikahan tak hanya materi semata namun seperti yang dijelaskan diatas banyak ilmu yang mendukung keberlangsungan menjemput jodoh yang baik. Kedewasaan hati, pikiran serta mental pun menjadi hal yang sangat penting dalam persiapan membangun rumah tangga. Harus saling mengisi antara suami dan istri, saling melengkapi maka kedewasaan tiap pribadi menjadi faktor penting dalam membangun keluarga yang bahagia dunia dan akhirat.

3.      Selecting

Menikah layaknya mengarungi arus kehidupan berdua, yang satu menjadi nahkoda dan yang lain menjadi penumpang yang siap membantu nahkoda berlayar menuju “pulau impian”. Memiliki visi dan misi pernikahan menjadi hal yang penting karena nantinya akan kemana perjalanan rumah tangga akan dibawa? Murut the –Fu dan kang Canun visi dan misi pernikahan mereka sebut “Cita – Cinta pernikahan”  cita – cinta pernikahan adalah cita – cita yang diperjuangkan setelah terucap akad nikah. Selama masih pranikah/ saling mengenal perbanyaklah berdiskusi tentang visi dan misi menikah nantinya. Bagaimana kehidupan ke depannya, mau tinggal dimana, mau bekerja seperti apa, dan lain sebagainya. Dalam proses ini biasanya yang melakukan proses ta’aruf memberikan biodata pribadi beserta uraian mengenai pribadi, keluarga dan visi misi pernikahan. Hal ini seperti portofolio kita yang menjadi gambaran bagaimana pendapat masing masing pihak mengenai urusan rumah tangga.

            Proses selecting adalah proses akhir dari pencarian jodoh (ehem…. J), dalam proses ini kita harus melalui beberapa tahapan diantaranya adalah mengenali diri sendiri, mengenali pasangan, saling melengkapi dengan pasangan. Hal hal tersebut harus digaris bawahi mengingat sudah beberapa proses diatas yang sudah dilalui dalam menjemput jodoh.



Untukmu Calon Imamku…..
Untukmu .. Perkenalkan, aku seorang perempuan biasa yang mengingingkan mu.. menginginkanmu untuk menjadi imamku, mengajariku , menuntunku..
Perkenalkan, aku seorang perempuan lemah yang menginginkanmu.. menginginkanmu untuk menguatkan aku saat ku terjatuh, memegang tanganku dan tak pernah melepaskannya..
Perkenalkan, aku seorang perempuan tak sempurna yang menginginkanmu.. menginginkanmu untuk menjadi penyempurna separuh agamaku..
Datang dan lengkapi hidupku ..
Karna aku ingin menjadi seorang yang sempurna bersamamu, menjalani arus hidup yang pasti tak akan sanggup aku jalani seorang diri.
Datang dan lengkapi  hidupku ..
Karna aku ingin menjadi seorang ibu yang bisa membesarkan anak – anak yang soleh dan solehah tentu dengan adanya engkau yang selalu ada disisiku..
Datang dan lengkapi hidupku..
Karna aku ingin.. aku ingin… aku ingin.. engkau yang selalu kusebut namanya dalam setiap doa’ku, menyebut namaku juga dalam setiap do’amu.
_Riyani Uzi_