Kamis, 03 Maret 2016

Karna jodoh itu istimewa, jemputlah “ia” dengan cara yang Istimewa…



“Jodoh itu istimewa, maka perjalanan untuk menemukannya pun harus istimewa. Wajar bila sempat ada rasa yang mengangkasa, ragu yang menderu, bahkan luka yang menganga dalam liku menemukannya.”  -Fu
Itulah sepenggal kata kata yang sangat saya suka ciptaan Foezi Citra Cuaca ( -Fu) yang ada dalam buku “Jodoh Dunia Akhirat”. Buku yang sering saya lihat ketika saya datang ke salah satu toko buku terbesar di Bandung, Memang belum sempat saya membeli buku ini karna belum ada niatan untuk ke jenjang pernikahan, Namun alhamdulilah memang kalau rezeki ga akan kemana J melalui sahabat saya, saya diberi  hadiah buku ini. Setelah hampir 1 tahun kami tidak bertemu, saya akhirnya bisa kembali bersilaturahmi, membicarakan banyak hal dan berdiskusi tentang target - target yang ingin dicapai.
            Membicarakan masalah jodoh memang tidak akan ada habisnya, Banyak yang berpendapat jodoh itu ibarat rezeki yang harus kita ikhtiarkan serta kita jemput,  orang tua yang merestui dan Alloh SWT yang menjodohkan J. Siapa yang tidak mau mendapatkan jodoh yang ideal, ideal disini menurut saya pribadi adalah sesuai dengan kriteria yang kita inginkan. Misalnya, ada orang yang menyukai hiking/ naik gunung menginginkan pasangan yang menyukai hobi yang juga agar ada topik pembicaraan yang sama atau bisa juga yang menginginkan pasangannya memiliki tujuan hidup yang sama agar dalam mengarungi bahtera rumah tangga memiliki nilai – nilai positif yang dicapai bersama.
            Meskipun saya juga belum berpengalaman  dalam urusan perjodohan a.k.a proses menuju pernikahan, Namun saya sedikit terbantu dengan adanya buku ini, karna dalam buku ini dijelaskan bagaimana gambaran kita “menjemput “ jodoh kita. Berikut ini saya paparkan benang merah dari isi buku ini yang mudah mudahan bisa membantu kawan kawan semua dalam proses menjemput jodoh dunia dan akhirat. Amiin…
            Ada 3 hal di  buku ini yang menjadi pokok utama dalam menjemput jodoh diantaranya adalah
1.      Cleansing,
2.      Upgrading, dan
3.      Selecting
Mari saya jelaskan satu persatu isi dari ketiga hal diatas agar kita mengerti dan paham ilmu dalam menjemput jodoh versi teh –Fu dan kang Canun, saya ceritakan dengan bahasa saya sendiri dan sebagian berdasarkan kalimat yang ada di dalam buku.

1.      Cleansing, (Pembersihan diri dan jiwa)

Jodoh seperti tadi di awal sudah saya kemukakan, seperti halnya rezeki yang harus diikhtiarkan. Yang selalu jadi pertanyaan adalah sudah diikhtiarkan namun kenapa masih belum saja bertemu dengan jodoh ? pasti itu yang ada di benak kawan kawan semua.
Ternyata ada hal hal yang bisa menghambat kita bertemu dengan jodoh kita, maka dari itu kita harus terlebih dahulu introspeksi diri apa yang terjadi dalam diri kita jangan jangan ada yang salah atau ada hal lain yag menyebabkan kita sulit bertemu dengan jodoh kita. Karna jodoh kita adalah cerminan diri kita. Maka dari itu penting salah satunya adalah membersihkan diri kita dengan instrospeksi. Selain itu ada hal lain yang harus kita lakukan dalam proses clensing ini yaitu menghapus dosa orang lain. Orang lain disini diantaranya adalah orang orang yang berada disekitaran kita yang masih ada di samping kita atau yang telah pergi. Yang datang dengan cerita yang berbeda setiap orangnya, yang datang dengan cerita bahagia dan terus bersama kita ada juga yang datang kemudian pergi meninggalkan kita dengan berbagai alasan.
Patah hati berkali kali, ditinggalkan tanpa alasan atau yang ditinggalkan menikah (hmmmm….) memang sangat menyesakkan hati, tapi apa mau dikata jika takdir Alloh SWT memang seperti itu. Tinggal kita saja yang harus berlapang dada memaafkan dosa serta menghapus dosa orang lain yang yang telah menyakiti kita supaya jalan kita dimudahkan untuk bertemu dengan orang yang tepat yang telah ditakdirkan oleh sang Maha Cinta untuk mendampingi kita.
Setelah  introspeksi diri, menghapus dosa orang lain maka hal selanjutnya yang harus kita lakukan dalam proses cleansing ini adalah berdamai dengan diri sendiri.

“ salah satu ciri orang yang telah berdamai dengan masa lalunya adalah ia tak malu akan masa lalunya tersebut. Ia mampu menceritakan masa lalunya dengan bahagia”
                                    –Fu & Canun

Seperti dikatakan _fu & Canun bahwa orang yang telah berdamai dengan masa lalunya adalah orang yang mampu menceritakan masa lalunya dengan bahagia. Terima apa yang telah terjadi pada diri kita di masa lalu, seburuk apapun itu. Syukuri bahwa kejadian dimasa lalu menjadikan kita seperti ini, memberikan banyak pelajaran berharga yang menjadikan kita lebih dewasa di masa sekarang. Maafkan masa lalu baik yang telah terjadi pada diri sendiri, orang tua, maupun orang lain yang telah menyakiti kita. Lepaskan semua beban yang ada di pundak, siapkan amunisi kita untuk melangkah maju ke depan saatnya manikmati hidup, berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan selalu bergerak kea rah yang lebih baik.


2.      Upgrading

Upgrading diri sama dengan perbaiki diri, memperbaiki diri agar jodoh kita sesuai dengan apa yang kita inginkan. Bukankah jodoh itu cerminan diri kita sendiri? Maka kita harus fokus memperbaiki diri kita. Tak usah galau kata anak zaman sekarang, bagaimana jodoh kita, dimana gerangan sekarang masih bersembunyi J namun yang jelas berdo’alah yang terbaik untuk jodoh kita untuk disegerakan bertemu dengannya.
            Setelah membersihkan diri kita (cleansing) lalu melalui proses upgrading maka aktifkan magnet jodohmu ! begitulah yang dikatakan oleh –Fu dalam bukunya. Sang wanita jika sudah memiliki target pria yang disukainya  harus bisa memberikan sinyal – sinyal cinta kepada pria yang sudah diincarnya tentunya dengan batas – batas yang masih wajar dan tidak berlebihan. Nah sang pria jika sudah menerima sinyal – sinyal ini harus tahu apakah wanita ini mau dengannya atau tidak.
            Adapun cara mengaktifkan magnet jodoh adalah dengan menyamakan frekuensi jodohmu. Sebelum dijelaskan lebih lanjut, siapkan terlebih dahulu kertas kosong dan alat tulis. Sudah ? jika sudah tolong tulis 5 sama sahabat terdekat

1.      ……..
2.      ……..
3.      ………
4.      ………..
5.      …………

Sekarang cek lima orang terdekat apakah mereka semua sudah menikah? Bila kebanyakan mereka belum menikah, bahkan ternyata semuanya belum menikah tentunya sekarang paham, mengapa anda masih belum belum bertemu dengan jodoh anda karna ternyata potensi jodoh bisa ditentukan oleh lingkungan sekitar.
            Dalam proses upgrading, seperti halnya mengupgrade alat elektronik agar bekerja lebih maksimal maka, upgrade diri sendiri pun sangat penting seprti mengupgrade ilmu, skill, dan hati yang insya alloh nantinya, kita akan menjadi orang yang memiliki pesona yang tertebar secara otomatis.

a.      Upgrade your knowledge

Ilmu adalah salah satu investasi yang sangat penting, tak hanya untuk urusan dunia namun juga untuk urusan akhirat. Jika kita tidak memiliki ilmu yang cukup bia jadi nantinya kita akan salah melangkah. Begitu juga dalah urusan menjemput jodoh, kita harus sudah memiliki ilmu yang cukup. Banyak cara mendapatkan ilmu pernikahan maupun ilmu menuju pernikahan dengan membaca buku bisa menjadi salah satunya atau bisa juga dengan mengikuti workshop dan seminar menikah yang kini sedang banyak diselenggarakan bagi pasangan – pasangan yang akan menuju gerbang pernikahan. Tidak salahnya menikuti 1 atau 2 kali workshop pernikahan agar kita mengetahui apa saja bekal ilmu yang harus dimiliki oelh calom suami dan calom istri serta tantangan yang akan dihadapi setelah menikah.
      Selain itu kita juga harus tahu ilmu menjemput rezeki, dalam berumah tanggapastilah akan banyak dana yang harus dikeluarkan, mulai dari persiapan hamil, persiapan melahirkan, sekolah anak, biaya kesehatan, biaya bulanan , biaya tak terduga dan lain sebagainya. Maka dari itu pasangan suami istri harus sudah ada komitmen dari awal siapa yang akan mencari rezeki yang utama untuk keluarga. Apakah suami saja atau suami dan istri hal ini bias dibicarakan di awal sebelum pernikahan agar tiak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.
      Ilmu lain yang harus dimiliki oleh calon pasangan suami istri adalah ilmu relationship, didalamnya ada komunikasi yang terjadi antara suami dan istri. Karena ternyata banyak pasangan yang sudah menikah bertahun – tahun memiliki komunikasi yang buruk dalam rumah tangganya, hal ini nantinya akan menyebabkan munculnya masalah – masalah dalam area rumah tangga.
b.      Upgrade your skill

Mengupgrade skill/ menambah keahlian harus terus dilakukan apalagi untuk calon istri. Salah satu keahlian dasar yang harus dimiliki adalah memasak. Walaupun tidak semua perempuan rela berlama lama di dapur namun percayalah seorang suami dalam lubuk hati yang paling dalam (aiiih…. J) menginginkan memiiki istri yang pintar memasak. Karna akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri yang dirasakan suami jika ada kumpul keluarga/ kedatangan teman kantor disuguhi makanan buatan sang  istri. Maka dari itu terus lah menambah skill baik bagi calon suami maupun calon istri agar masing – masing pasangan akan merasa bangga dan beruntung memiliki suami dan istri yang pandai dan ahli dalam suatu bidang tertentu.

c.       Upgrade your heart           

Persiapan menuju pernikahan tak hanya materi semata namun seperti yang dijelaskan diatas banyak ilmu yang mendukung keberlangsungan menjemput jodoh yang baik. Kedewasaan hati, pikiran serta mental pun menjadi hal yang sangat penting dalam persiapan membangun rumah tangga. Harus saling mengisi antara suami dan istri, saling melengkapi maka kedewasaan tiap pribadi menjadi faktor penting dalam membangun keluarga yang bahagia dunia dan akhirat.

3.      Selecting

Menikah layaknya mengarungi arus kehidupan berdua, yang satu menjadi nahkoda dan yang lain menjadi penumpang yang siap membantu nahkoda berlayar menuju “pulau impian”. Memiliki visi dan misi pernikahan menjadi hal yang penting karena nantinya akan kemana perjalanan rumah tangga akan dibawa? Murut the –Fu dan kang Canun visi dan misi pernikahan mereka sebut “Cita – Cinta pernikahan”  cita – cinta pernikahan adalah cita – cita yang diperjuangkan setelah terucap akad nikah. Selama masih pranikah/ saling mengenal perbanyaklah berdiskusi tentang visi dan misi menikah nantinya. Bagaimana kehidupan ke depannya, mau tinggal dimana, mau bekerja seperti apa, dan lain sebagainya. Dalam proses ini biasanya yang melakukan proses ta’aruf memberikan biodata pribadi beserta uraian mengenai pribadi, keluarga dan visi misi pernikahan. Hal ini seperti portofolio kita yang menjadi gambaran bagaimana pendapat masing masing pihak mengenai urusan rumah tangga.

            Proses selecting adalah proses akhir dari pencarian jodoh (ehem…. J), dalam proses ini kita harus melalui beberapa tahapan diantaranya adalah mengenali diri sendiri, mengenali pasangan, saling melengkapi dengan pasangan. Hal hal tersebut harus digaris bawahi mengingat sudah beberapa proses diatas yang sudah dilalui dalam menjemput jodoh.



Untukmu Calon Imamku…..
Untukmu .. Perkenalkan, aku seorang perempuan biasa yang mengingingkan mu.. menginginkanmu untuk menjadi imamku, mengajariku , menuntunku..
Perkenalkan, aku seorang perempuan lemah yang menginginkanmu.. menginginkanmu untuk menguatkan aku saat ku terjatuh, memegang tanganku dan tak pernah melepaskannya..
Perkenalkan, aku seorang perempuan tak sempurna yang menginginkanmu.. menginginkanmu untuk menjadi penyempurna separuh agamaku..
Datang dan lengkapi hidupku ..
Karna aku ingin menjadi seorang yang sempurna bersamamu, menjalani arus hidup yang pasti tak akan sanggup aku jalani seorang diri.
Datang dan lengkapi  hidupku ..
Karna aku ingin menjadi seorang ibu yang bisa membesarkan anak – anak yang soleh dan solehah tentu dengan adanya engkau yang selalu ada disisiku..
Datang dan lengkapi hidupku..
Karna aku ingin.. aku ingin… aku ingin.. engkau yang selalu kusebut namanya dalam setiap doa’ku, menyebut namaku juga dalam setiap do’amu.
_Riyani Uzi_















Sabtu, 30 Mei 2015

Donat Tape

Donat tape







Niatnya buat jualan, nyari nyari resep donat mulai searching di paman google, nanya ke temen sampe buka "paririmbon" majalah. Akhirnya nemu resep donat dan ini adalah hasil uji coba pertama saya, tidak terlalu buruk hanya perlu ada beberapa perbaikan. sekedar informasi, adonan donat ini jika terlalu lama didiamkan akan terus mengembang, maka jika akan dimakan di sore hari, mulailah membuat adonan di siang hari dan pada saat menggoreng jangan terlalu lama, digorengnya jangan sampai terlalu coklat karena nantinya kulit donat akan keras. 


Hasil :    besar 23 buah
                Kecil 40 buah

Bahan
75 gr tape singkong, haluskan
300 gr tepung terigu protein sedang (cakra) bisa juga dicampur dengan tepung terigu protein rendah (200 gr cakra 100gr segitiga)
½ sdm ragi instan
½ sdm baking powder
50 gr gula pasir
1 butir kuning telur + 125 gr susu cair dingin
50 gr margarine + 1 sdt garam
Minyak untuk menggoreng

Bahan topping :
20 gr coklat blok, lelehkah

Cara Membuat :
1.       Campur tepung terigu, ragi instan, baking powder, tape dan gula pasir sampai rata.
2.       Masukkan telur & susu dingin, uleni sampai kalis, masukkan margarine dan garam uleni sampai elastis diamkan 30 menit.
3.       Kempiskan adonan, timbang adonan 30 gr, bentuk bulat diamkan 10 menit. Pipihkan adonan. Bolongkan bagian tengahnya letakan diatas Loyang yang ditabur tepung terigu diamkan 30 menit.
4.       Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan diatas api sedang sampai matang. Dinginkan

5.       Untuk topping Celupkan bagian atasnya kedalam coklat

ssumber : Majalah Saji
s




Rabu, 13 Mei 2015

Food Photography “ Dari Foto Biasa Jadi Luar Biasa”


 
Buku ini sudah lama saya incar, namun sayang saat itu saya belum menemukan dalam versi bahasa Indonesia. Buku ini karangan Nicole S. young yang merupakan seorang professional photographer dan diakui sebagai adobe certified expert (ACE)  dalam photoshop dan help desk specialist national association of photoshop professional. Maka dari itu hasil karyanya banyak digunakan untuk commercial photography karena keahliannnya tersebut.
Buku ini berisi 7 Bab yang menjelaskan mulai dari teknik dasar fotografi hingga pembedahan / dibalik layar fotografi makanan yang dari proses penataan hingga proses pengeditan.
Dalam kesempatan saat ini saya akan memberikan beberapa ulasan saja yakni tentang Pencahayaan, penataan dan peralatan serta Framing dan komposisi.

1.       Pencahayaan

Cahaya adalah aspek penting dalam fotografi apalagi dalam fotografi makanan. Pencayaan pada makanan yang rata rata menggunakan cahaya matahari sebagai pilihan utama para food photographer. Mengapa demikian ? karena cahaya matahari memberikan tekstur alami pada makanan yang akan kita potret. Hasil memotret dengan cahaya matahari tidak membuat makanan menjadi datar apalagi jika kita mengetahui teknik penggunaan cahaya alami ini.

Menurut Nicole, saat memotret, sama halnya saat anda memasak, semakin baik bahan – bahan yang akan gunakan, akan semakin baik pula hasilnya. Begitupun dengan cahaya yang merupakan salah satu “bahan” dalam seni fotografi. Jika anda menggunakan cahaya yang berkualitas baik, maka anda cenderung akan menghasilkan foto yang indah.

Namun perlu diingat, semua cahaya tidakklah sama. Cahaya yang dilihat di pagi hari akan berbeda dengan cahaya yang dilihat di siang hari. Begitupun jika kita menggunakan cahaya dari lampu saat kita memotret di studio. Sumber sumber cahaya yang berbeda akan memberikan warna, intensitas dan mood yang berbeda.

Backlight (pencahayaan dari belakang) adalah hal yang terbaik yang digunakan dalam fotografi makanan. Backlight memberikan tekstur pada gambar, beda hal nya jika kita memberikan cahaya flash dari depan objek hasilnya foto yang kita ambil akan terlihat datar.

Akan tetapi, jika kita tidak sempat mengejar cahaya alami matahari karena kendala persiapan yang kita lakukan, maka penggunaan lampu studio bisa menjadi pilihan asalkan kita mengetahui teknik penggunaannya. Jika menggunakan lampu studio kita bisa menggunakan teknik backlight yang memang baik digunakan untuk fotografi makanan, selain itu gunakan pula reflektor dan papan busa putih (bisa juga karton putih) untuk memberikan cahaya pada area yang terlihat gelap atau tertutup oleh bayangan.

2.       Penataan dan Peralatan

Seni penataan yang dilakukan dalam food photography yang bersifat komersil biasanya dilakukan oleh food stylist. Namun jika kita kita melakukan pemotretan makanan untuk keperluan pribadi ( isi dalam blog) kita bisa melakukannya sendiri asalkan kita mengetahui teknik atau sifat dari makanan tersebut sehingga hasil tatanan makanan yang dibuat tampak seperti hasil karya dari food stylist.

Salah satu kunci yang diberikan oleh Nicole dalam bukunya agar kita mendapatkan tampilan makanan yang berkualitas tinggi untuk makanan dalm foto kita adalah menggunakan bahan – bahan yang paling segar. Karena makanan memiliki umur yang tidak terlalu panjang dan biasanya keindahannya dapat hilang dalam beberapa saat maka kita harus cermat dalam mempersiapan prosesnya, jadi pastikan anda merencanakan kapan anada menyiapkan, memasak dan memotret makanan tersebut.

Gadget dan Peralatan

Dalam bukunya, Nicole menjelaskan bahwa dia banyak menggunakan gadget kecil dan peralatan dalam menata makanan, dan banyak diantaranya hanya peralatan dapur sehari hari.
a.       Tweezer
Tweezer digunakan untuk menempatkan benda – benda kecil (seperti daun mint atau biji wijen) atau untuk mengatur kembali posisi benda – benda di atas piring.
b.      Prep bowl atau Ramekin
Kedua alat diatas berguna untuk menaruh hiasan dan saus di dekat piring, kita dapat juga menggunakannya secara terbalik dalam mangkuk untuk menambah volume pada makanan.
c.       Sendok plastik
Berguna untuk mencampur dan mengaduk dan juga meletakan benda benda seperti saus, sour cream atau jenis cairan lainnya.
d.      Handuk kertas
Handuk kertas berguna untuk membersihkan tetesan pada piring dan jika kita menata makanan pada spot dimana makanan itu akan difoto, kita dapat menaruhnya dibawah piring untuk menangkap tumpahan yang tidak disengaja.
e.      Kuas
Dapat digunakan jika kita ingin mendapatkan kilauan pada makanan seperti sayuran atau daging yang telah dimasak, tambahkan saja sedikit minyak dengan mengoleskannya dengan kuas.
f.        Botol Spray
botol spray ini dapat diisi dengan air untuk menambahakan titik – titik air pada makanan seperti salad, buah atau sayuran segar.
g.       Parut dan Peeler (alat kupas)
Kedua alat tersebut berguna untuk membuat hiasan, seperti keju parmesan atau parutan kulit lemon.

TIPS DAN TRIK PENATAAN

Dalam menata makanan ada banyak trik yang dapat digunakan untuk mempercantik tampilan makanan yang akan dipotret diantaranya adalah menambah volume dengan menggunakan mangkuk yang dibalik atau menggunakan kubah Styrofoam di dalam mangkuk yang akan kita gunakan. Cara ini biasanya berhasil untuk makanan – makanan licin yang tidak bisa diam. Tambahan sentuhan warna pada sebuah makanan juga dapat menciptakan makanan menjadi lebih hidup dan lebih menarik. Satu hal juga yang perlu diperhatikan dalam menata makanan, remahan makanan atau tetesan saus yang tidak sengaja dapat memunculkan kesan natural dan tampak lebih nyata serta membuat menarik mata yang melihatnya.

3.       Framming dan Komposisi
Dalam membuat komposisi foto tidak ada aturan baku, namun ada teknik standar yang dapat kita terapkan pada sebuah foto agar foto tersebut menjadi lebih menarik. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menemukan keseimbangan dalam pengambilan foto adalah memposisiskan titik fokal utama pada “garis ketiga” dalam frame. “Rule of Third “ adalah prinsip kompisisi dasar dalam semua bentuk seni, dan biasanya dengan menggunakan prinsip ini foto akan terlihat lebih seimbang.
Menemukan atau menambahkan segitiga dalam scane adalah cara sederhana lainnya untuk menambahkan keseimbangan pada foto makanan. Maksud dari segitiga disini adalah, kita menempatkan elemen – elemen dalam frame sehingga membentuk segitiga saat kita menghubungkan titik – titiknya.
Dalam membingkai foto, ada dua cara yang dapat digunakan yaitu pengambilan foto secara fertikal maupun horizontal. Mulailah bereksperiment dengan foto anda, anda harus mejadi lebih kreatif dengan perspektif, penempatan posisi dan bahkan penempatan makanan agar setup  yang tepat untuk framing hasil akhir foto.
Sudut three-quarter (tiga perempat) adalah sudut yang baik untuk pengambilan foto makanan. Dalam penggunaan sudut ini dilakukan jika ingin menciptakan foto yang terkesan anda ingin memakannya. Sudut ini biasanya digunakan untuk makanan  dalam mangkuk atau wadah tertentu yang memiliki kedalaman.
Ada teknik lain juga dalam memotret subjek makanan yaitu menggunakan sudut pandang overhead (tampak atas). Sudut ini digunakan untuk makanan yang tidak memiliki tinggi yang baik jika di potret sehingga memungkinkan atau lebih baik jika di potret tampak atas makanan.

Selasa, 17 Februari 2015

Satu Keluarga Satu Pengusaha

Minggu ini, saya berencana untuk mengikuti salah satu acara seminar di daerah Geger Kalong orang-orang lebih mengenal daerah ini dengan nama Da’arut Tauhid ( DT) kawasan pesantren pimpinan Aa Gym.  Info seminar ini saya dapatkan dari broadcast WA teman saya,  judul broadcast “Bandung Lautan Pengusaha” cukup membuat saya langsung ingin mengikuti seminar tersebut, karna jujur sudah sangat lama juga saya tidak mengkuti acara acara seminar ataupun workshop.

Kami berangkat dari rumah (baca : saya dan adik saya) sekitar pukul 6 lebih. Perjalanan yang akan kami tempuh untuk sampai ke tempat seminar memang sangat jauh dan perlu memakan waktu 2 jam perjalanan untuk sampai disana itupun karna kami menggunakan kendaraan motor jika memakai angkutan umum entah berapa lama lagi kami tiba disana.

Sekitar pukul 8 kami sampai, dan belum terlihat aktifitas seminar dimulai, maka  sambil menunggu dimulainya seminar saya memutuskan untuk bernostalgia terlebih dahulu ke kampus saya tercinta “UPI” tentunya dengan mengajak adik saya sekalian mengabadikan beberapa foto disana, rasa kangen untuk kembali ke kamus ini begitu besar mengingat 4 tahun lebih saya menuntut ilmu disini.





sumber foto : Dokumentasi Pribadi


Tak terasa 30 menit berlalu, waktu kini menunjukkan pukul 8.30 WIB dan acara seminar pun akan segera dimulai. Kami bergegas kembali menuju DT dan benar saja, terlihat sudah ada antrian para peserta yang akan melakukan registrasi ulang. Saya pun bergegas masuk karena takut mendapatkan tempat paling belakang, alhamdulilah saya mendapatkan tempat yang nyaman.

Acara seminar dimulai dengan pembukaan ayat suci Al – Qur’an oleh seorang anak berumur kira –kira 12 tahun saya lupa siapa namanya yang jelas saya sangat kagum, anak yang masih terbilang masih kecil kira – kira kelas 5 SD sudah menghafal Al- Qur’an sebanyak 22 juz. Subhanallah…

Setelah pembacaan ayat suci Al – Qur’an, pembawa acara mempersilahkan pemateri pertama sebagai mukadimmah sebelum menuju pemateri utama. Ustadz Amir Faizal, itulah pemateri pertama yang menyampaikan materi “Hakikat Harta Dalam Al – Qur’an”. Menurut beliau Harta seperti bahan bakar, jangan ada yang haram masuk kedalam nya karna akan menghambat jalannya hidup kita. Maksudnya adalah seperti halnya sebuah mobil, jika kendaraan kita biasa menggunakan bahan bakar sebut saja premium dan tanpa kita ketahui ada sedikit bensin yang tercampur ke dalamnya maka bensin yang sedikit itu akan menghambat perjalanan kita dan tentunya akan merusak mesin di dalamnya.

Dan menurut pendapat beliau kita harus menjadi muslim yang berdaya yang tak hanya mengurus ritual mengenai ibadah tetapi juga mengurus peradaban salah satunya adalah menjadi seorang penguasa yang mengelola harta milik Alloh SWT di muka bumi ini.

1.       Harta adalah milik Alloh SWT, kita sebagai hamba hanya memiliki hak guna pakai.
2.       Alloh SWT mwnciptakan manusia untuk mengelola harta Alloh di bumi, membagikan harta Alloh bagi yag membutuhkan.
3.        Alloh menciptakan alam dengan dasar keseimbangan, “ kalau kamu ingin sukses, letakan dirimu dalam keseimbangan” seimbang disini diantaranya adalah seimbang jasmani dan rohani, seimbang antara urusan dunia dan urusan akhirat dan seimbang pula anatara urusan kantor dan urusan keluarga.

Tak terasa 1 jam Ustadz Amir Faizal menyampaikan materinya, dan tibalah saatnya untuk mendengarkan materi dari Ustadz Valentino Dinsi, judul materi beliau adalah “Satu Keluarga Satu Pengusaha”. Beliau tercatat sebagai seorang direktur utama termuda dan tercepat dalam sejarah di Garuda Indonesia padahal awal karir beliau adalah sebagai tukang fotokopi. Saat kecil, beliau memiliki masa yang sulit diantaranya adalah pernah tinggal di sebuah rumah rumah berukuran 4 x 6 m2 dengan 9 orang penghuni di dalamnya.

sumber : Google.com

Pada saat beliau masih bekerja sebagai karyawan dengan seorang ahli marketing no 1 di Indonesia beliau mendapatkan sutu pernyataan dari ahli marketing tersebut bahwa “ Harusnya orang islam lebih hebat dari saya (baca: bukan orang islam) karena nabi kalian adalah seorang pedagang". Ustadz valentino pun bertanya – tanya, kenapa beliau (baca: ahli marketing yang bukan orang islam) berkata seperti itu. Setelah mencari tahu sejarahnya ternyata Nabi Muhammad lebih lama menjadi seorang pedagang yaitu selama 25 tahun dalam hidupnya.

Ada 2 hal yang diajarkan oleh Rosullulah yaitu :
1.       Berdagang, Rosul sudah ikut berdagang dari kecil bersama pamannya
2.       Investasi, Rosul menitipkan barang dagangangnya untuk di jual oleh para pedagang
Selama 25 tahun, rosul mengalami pembentukkan karakter menjadi seorang pedagang bagaimana cara berdagang baik sukses tanpa melakukan kecurangan dll.
Nabi Muhammad SAW, memiliki sahabat yang terbilang kaya diantaranya :
1.       Umar bin Khatab, pada saat menjadi seorang khalifah tidak ada orang miskin, dan pada saat masa jabatannya melakukan ekspansi ke Negara Romawi. Dalam sebuah sumber menyebutkan  kekayaan umar sekitar 22,4 Trilliun pada saat beliau meninggal dan memiliki property sebanyak 70.000.
2.       Abdurahman bin Auf, memiliki kekayaan 33, 7 Triliun dan mengeluarkan untuk infak sebanyak 6,4 miliar.

Ada yang menyebutkan, “buat apa memiliki harta yang banyak kan nantinya tidak dibaa mati ?”. memang harta tidak dibawa mati tetapi jika harta yang kita miliki digunakan untuk kemaslahatan umat dan untuk orang yang membutuhkan, amalan itu akan membantu kita saat kita sudah meninggal.

Akhir tahun 2015 di ASEAN muncul konsep MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), yaitu membentuk konsep ekonomi terintegrasi dimana Negara – Negara di ASEAN bisa bebas berjualan ke semua Negara anggota ASEAN tanpa adanya batasan wilayah seperti halnya MEE (Mayarakat ekonomi Eropa) yang lebih dahulu menggunakan konsep ini.

Menurut data dunia, disaat semua Negara di Eropa dan Amerika sedang dalam tahap perbaikan ekonomi Negara – Negara di Asia pasifik justru mengalami pertumbuhan ekonomi 6,3 % dalam satu tahun. Selain itu kondisi terkini dari Negara Indonesia menurut bank data dunia adalah
1.       Indonesia adalah Negara dengan pertumbuhan ekonomi ke 2 terbaik setelah Cina di dunia,
2.       Rata – rata yang menanam investasi di Indonesia meningkat tiap tahunnya,
3.     Indonesia Negara terkaya ke 16 di dunia padahal korupsinya paling banyak juga, namun jika hal ini tetap stabil (baca :  sebagai Negara terkaya) di tahun 2030 indonesia akan menempati no 7 terkaya di dunia.
4.       Dan menurut world Bank & Data BPS, ada 7 juta orang kaya baru setiap tahunnya (middle Up) .

Melihat data di atas, menurut ustadz Valentino, ini merupakan saat yang tepat untuk kita menjadi salah satu dari 7 juta orang tersebut. Maka dari itu dibuatlah Majlis Taklim Wirausaha (MTW) agar orang muslim mengambil peran di bidang ekonomi dengan mengusung konsep 1 keluarga 1 pengusaha.

sumber : Google.com

Menurut  bank data dunia “ akan ada 15 tahun kedepan masa keemasan  Indonesia” karena :
1.       Indonesia Negara dengan pertumbuhan ekonomi  ke 2 terbaik di dunia setelah cina
2.       Ada 7 juta orang kaya baru setiap tahunnya
3.       Ada 2/3 orang Indonesia di bawah usia 35 tahun (usia produktif)

Sebagai contoh nyata seorang pengusaha di Indonesia, Rabbani pengusaha dan produsen kerudung terbesar di Indonesia 23 tahun lalu hanyalah seorang pedagang yang menggelar dagangannya di di emperan dan sekarang usaha kerudung tersebut telah beromset 5 miliar dalam setahun.

Dalam menjalankan usaha, kita mulailah dari yang kecil dari yang sederhana. Karena ekonomi kini sedang bergerak cepat mari kita ikut berperan. Bisnis bukan maslah kantor, kantor bisa saja di rumah dengan menggunakan fasilitas computer sebagai alat kerja. Cukup pagi 1 jam, siang 1 jam dam malam 1 jam penghasilan sebulan 2 M dengan konsep kantor “Online”.

Di tahun 2015 93,4 juta pengguna online dan mayoritas menggunakan android, selain itu Indonesia sebagai Negara terbesar ke 2 pengguna facebook di dunia. Melihat hal ini kenapa kita tidak gunakan kesempatan yang besar ini untuk berbisnis misalnya bisnis online?.

Uang itu adalah tentang gagasan. Bagaimana kita memiliki ide dan gagasan yang unik untuk menjadi sebuah bisnis yang sukses. Sebagai contoh Habibi, seorang remaja yang lumpuh hanya memiliki 1 jari yang bisa ia gunakan untuk mengetik di keyboard computer dan berbisnis online. Penghasilan 1 bulan nya adalah 55 juta padahal hanya memiliki 1 jari, kita yang memiliki 10 jari lengkap dan bisa digunakan dengan sangat baik sudah bisa menghasilkan uang berapa banyak ?

Kamis, 12 Februari 2015

Setelah Rehat dari Pekerjaan



Setelah rehat dari pekerjaan, waktu luang pun terasa sangat banyak. Jika tak ada kegiatan, hanya bosan yang dirasakan. Begitulah kira kira yang sedang dialami oleh saya. Alhamdulilah, meskipun belum memiliki rutinitas kegiatan yang seperti biasanya saya disibukkan dengan beberapa kegiatan diantaranya menulis di blog, membaca buku seperti buku psikologi dan melanjutkan hobi yang sempat tertunda yaitu food photography.

Rekan saya semasa kuliah sebut saja neng belle, dia memulai usaha di bidang makanan yaitu cake semenjak dia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya. Suatu hari neng belle meminta saya untuk melakukan sesi foto produk yaitu cake tape, brownies dan jar cake. Usahanya memang baru di mulai, dan untuk mempromosikan produknya itulah foto hasil jepretan saya yang masih dibilang amatir digunakan untuk promosi ke berbagai media social seperti facebook dan instagram. 

Hari itu pun tiba, saya tak sabar untuk memulai nya kembali (baca :food photography). Karena memang terasa sudah lama sekali saya tidak melakukan sesi pemotretan makanan. Di awal pemotretan saya sedikit kaku, namun setelah berdiskusi dengan sang punya produk dan medapatkan inspirasi dari “buku panduan” akhirnya sesi pemotretan berjalan dengan lancar.



Dengan properti yang seadanya seperti meja yang diganti dengan kardus oven, taplak meja yang diganti dengan scraft serta pencahayaan alami dari sinar matahari. Karena memang saya masih belum memiliki studio foto yang profesional jadi memanfaatkan saja yang ada, tapi yang penting hasilnya tak kalah dengan hasil jepretan di photo studio professional :D.

Sesi pemotrtan yang dilakukan selama kurang lebih 3 jam, alhamdulilah berjalan dengan lancar meskipun cahaya matahari yang kami dapatkan sedikit mulai berkurang karena terlihat mendung  dan akan turun hujan.