Selasa, 29 April 2014

itu.. saya mba, yang menelpon mba pagi - pagi

Acara briefing Kelas Inspirasi yang dilaksanakan di pelataran fakultas Teknik UGM. untungnya saya datang tepat waktu. saya langsung registrasi di tempat. kertas bertuliskan "Relawan Fotografer" saya menuliskan asal, alamat email dan tanda tangan.

Melihat keadaan sekitar, ternyata belum terlalu ramai, saya duduk agak depan, bermaksud agar saya dapat mendengar lebih jelas informasi apasaja yang akan saya dapatkan hari ini untuk bekal saya di Hari Inspirasi nanti.

Acara pun dimulai, saya duduk bersebelahan dengan seorang wanita. mukanya khas wanita yogyakarta, Nana namanya. dia masih kuliah di UGM, hanya saya belum tahu jurusan apa yang dia ambil, perkenalan kami pagi itu terhenti oleh suara MC yang bersiap untuk memandu acar pagi ini.

Diawali dengan pembacaan do'a, dan langsung menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya tiba - tiba bulu kuduk saya langsung berdiri. entah kenapa saya tak tahu. mungkin karna saya sudah terlalu lama, sudah hampir 6 tahun saya tidak menyanyikan lagu kebangsaan ini, dan pada hari ini saya dan kawan kawan lain bersama sama menyanyikan kembali lagu kebangsaan ini serasa ada rasa bangga, haru, dan tak terasa ada air mata mnetes di ujung mata. 

setelah selesai menyanyikan lagu indonesia raya, saya dan kawan lainnya diperkenalkan dengan mba fajar, beliau adalah salah satu orang yang diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan acara Kelas Inspirasi Yogyakarta ke 2 ini. 

Beliau memberikan beberapa patah kata, menyambut para calon para relawan kelas inspirasi. saya melihat ada rasa bangga, rasa haru dari mba fajar pada saat menyampaikan kesan - kesannya. beliau bercerita, ternyata para relawan di kelas inspirasi yogyakarta ini ada yang berasal dari luar kota, jakarta dan Bandung. Mba fajar juga bercerita tadi pagi pagi sekali ada seorang wanita yang menelepon nya, menyanyakan dimana lokasi briefing diadakan. saya yang mendengar cerita mba fajar langsung tertunduk, dalam hati saya berkata " itu.. saya mba, yang menelpon mba pagi - pagi " :D
selesai mba fajar memberikan sambutan, panitia langsung memberikan pengumuman pembagian Sd yang akan kami datangi, siapa saja inspirator, dokumentator dan fotografer.

saya dan kawan lain pun bersiap mndengarkan, setelah menunggu setengah jam saya kok ga dipanggil panggil ya? ternyata saya terpilih di SD Mutihan. Sd Mutihan ? seperti apakah daerahnya? anak - anaknya? dan bersama siapa saya akan kesana?? dan Cerita pun akan segera dimulai :D





Kamis, 17 April 2014

Battle Puisi @RiyaniUzi with @Sajakpengembara

@sajakpengembara
Cinta itu seperti kupu kupu, bersayap indah, dan terbang kemana saja!

@Riyaniuzi
Indah terlihat mata, namun apakah kamu tahu betapa beratnya proses yang dilalui untuk menghasilkan sayap indah ini ?

@sajakpengembara
Sayap indah itu hasil karya cintaku, yang di pinjam sayap kupu kupu, hingga lazimnya si empuh, aku selalu mengharap dia kembali!

@RiyaniUzi
Benarkah?? sungguh baiknya engkau dapat meminjamkan sayap indahmu dan beruntungnya kupu - kupu itu mendapatkan sayap mu

@sajakpengembara
Terbanglah kemari, karena di sayapmu aku pinjam warna pelangi, aku tak peduli angin mana yang menghalangi, asal kau bisa kembali

@RiyaniUzi
Baiklah .. akan ku coba terbangkan sayap ini agar ku bisa bertemu dengan engkau sang malaikat pemilik sayap nan indah ini


@sajakpengembara
Langit tak selalu cerah, dan awan aku lihat gelisa, berhentilah puan, jika hujan datang, aku tak tegah kau berjalan dideras hujan

@RiyaniUzi
Mengapa?? tak apa aku berjalan di derasnya air hujan.. agar aku dengan cepat dapat bertemu dengan engkau

@sajakpengembara
Bukannya hujan, membuat sayapmu basah puan, aku takut sayapmu lumpuh, dan jatuh di deras hujan hingga kau tengelam bersama rindu

@RiyaniUzi
Haruskah aku menunggu hujan ini reda? agar aku dapat terbang kembali bertemu dengan engkau sang pemilik sayap?

@sajakpengembara
Demikian puan, pintaku agar sayap indahmu, tak terbenam dalam kesedihan, dan tak basah oleh tangisan, agar pelangi menghias rindu

@RiyaniUzi
Baiklah akan ku tunggu hingga hujan ini reda, biar ku dapat menemui mu sambil melihat indahnya pelangi sore ini

Rabu, 16 April 2014

Semua Yang Terlewatkan

Rasa ini, nampaknya selalu saja hadir..
di setiap hari,...
ingin ku melupakan nya..
ingin ku menghilangkannya..

Namun..

Sampai saat ini belum bisa, bukan karena terjebak kenangan masa lalu
Tapi, karena rasa ini memang yang pertama kali aku rasakan 

Tak mudah bagiku, menghilangkan bayangnya..
Tak mudah bagiku..

Melupakan kenangan bersamanya, 
Melupakan Kehadirannya,

Hanya dalam kata ku bisa ungkapkan
Hanya lewat kata ku bisa menumpahkan

Semua yang tengah ku rasakan
Semua yang telah terlewatkan


Engkau mungkin tak merasakan nya
Engkau mungkin hanya melihatnya dari jauh

Tanpa Mengetahui
Tanpa bisa memahami

Semua yang ku rasakan
Semua yang ku alami dulu hingga sekarang

Saat ini hanya dengan senyuman ku menyembunyikannya
Hanya dengan candaan ku bisa melupakannya


Namun, sekali lagi..
Tak akan ku lupakan semuanya..
Tak akan kulupakan

Kenangan ini kan ku jadikan pemicu..
pemicu semangat dalam menjalani hari - hariku yang baru..
walaupun ku tahu, hariku tak akan seperti dulu lagi
seperti saat kau berada di sisiku..


Penantian Panjang Mengenakan "Baju Kebesaran"

15 April 2014

Teringat setahun yang lalu, di bulan yang sama namun di tanggal yang berbeda, saya untuk pertama kalinya mengenakan "Baju Kebesaran" yang membutuhkan perjuanagn 4 tahun lebih untuk bisa mengenakannya
\(^,^)/



Pagi itu, saya bersiap bersama keluarga menuju kampus tercinta UPI penuh semangat, penuh harap hari ini menjadi hari bersejarah dalam hidup saya... akhirnyaa saya bisa mengenakan baju ini setelah saya harus menunggu selama 3 bulan. mengapa harus menunggu?? beginilah ceritanya...

Bulan November setelah saya beres menyusun tugas akhir (sebut saja Skripsi) bulan ini adalah bulan yang saya tunggu - tunggu, bulan ini saya melaksanakan Ujian sidang. Degdegan, senang dan antusias tentunya karena gelar sarjana sudah di depan mata #Semoga.

Sidang skripsi pun dimulai, saya dengan hasil "buah pikir" saya selama 6 bulan ada di tangan. berusaha memahami setiap detil di dalam nya, takut - takut saya tidak bisa menjawab pertanyaan dari dosen penguji.

Giliran saya masuk ruang sidang,  degdegan, grogi dan sempat hilang konsentrasi itulah yang saya rasakan saat itu. saya duduk di depan ke dua penguji karena satu penguji lagi ada halangan. presentasi pun dimulai, saya memaparkan apa yang saya kerjakan selama kurang lebih 6 bulan.
presentasi pun selesai, tahukah kamu apa yang selanjutnya terjadi?? saya di cecar habis - habisan oleh penguji... kaget iya... pengen nangis pastinya...

saya hanya bisa menjawab seadanya saja, kehilangan kata - kata dan rasanya ingin cepat cepat keluar dari ruangan ini.

Sidang pun selesai, saya hati saya merasa... pasti saya mendapatkan hasil yang kurang baik hari ini. menunggu sekitar 4 jam saat itu, saya dan kawan kawan kembali memasuki ruangan untuk mengetahui hasil dari sidang skripsi hari ini.

2 nama telah disebutkan dengan hasil "LULUS", saya harusnya dipanggil di absen ke tiga saat itu, namun mengapa saya terlewat? pasti ada yang tidak beres gumam saya dalam hati. dan ternyata benar saja hingga absen terakhir nama saya tidak disebutkan. kembali ... rasa pengen pingsan, nangis dan kabur dari ruangan ini...

saya pun segera mendatangi Prodi untuk memastikan kejelasan status saya. dan saat itu saya menghadap ketua prodi, sang ketua prodi pun menjelaskan bagaimana status saya. setelah mendengar hasil khir dari sidang hari ini.. keheningan tiba - tiba muncul... air mata tiba - tiba jatuh, segera ku hapus karena tak ingin ku perlihatkan kesedihanku ini pada kawan kawan yang sedang bergembira hari ini.

Namun ternyata, saya salah.. tak bisa ku sembunyikan rasa sedihku ini pada kawan kawanku... air mata yang terus mengalir saat itu rasanya sulit untuk dibendung,

saya diberi kesempatan untuk memperbaiki skripsi saya selama satu bulan hingga bulan Desember. saya pun bersiap, namun terkadang ada perasaan mampukah saya memperbaiki semuanya? sedangkan skripsi saya yang dikerjakan selama 6 bulan saja masih harus di perbaiki, apalagi ini yang hanya 1 bulan?

Namun, kawan - kawan terdekat saya D'belle (Bahasa perancis : Cantik) selalu menyemangati saya, bahwa saya bisa melakukannya..

Satu bulan penuh, saya berjuang, mempertaruhkan hidup dan mati saya, memperjuangkan nama baik saya dan keluarga.

waktunya pun tiba, satu bulan saya telah berjuang menyelesaikan perbaikan skripsi. saya menuju ketiga dosen penguji dan memaparkan kembali perbaikan skripsi yang telah saya jalani.

Dan akhirnyaa.... saya mendapatkan semua tanda tangan ketiga dosen penguji, itu artinya mereka menyetujui hasil perbaikan skripsi saya.

satu bulan penuh, saya tidur kurang dari 5 jam
satu bulan penuh, saya harus meyakinkan diri bahwa saya bisa melakukan ini
satu bulan penuh, perjuangan yang harus saya lakukan demi mengenakan "Baju kebesaran"

kembali, air mata jatuh di pipi saya. bukan karena sedih namun karena gembira dan senang. perjuangan saya selama satu bulan penuh ternyata tidak sia - sia. ^^

Terima kasih untuk orang - orang yang saat itu ada di samping saya, terus menggenggam tangan, dan memeluk saya, memberikan semangat yang tak henti pada saya. Karena Tanpa kalian semua mungkin saya tidak akan berhasil melewati semuanya, sekali lagi terima kasih banyak ....( ^,^)









Wanita Cantik Bersepeda Motor

setelah sampai di penginapan, tubuh ini langsung saja ingin berbaring.. hanya 3 jam saja mata ini tertutup dan bangun kembali pukul 7 pagi,  langsung bersiap menuju FT UGM.
pagi ini saya masih merasa ngantuk, namun karena semangat untuk bertemu orang - orang yang luar biasa di kota ini rasanya kantukini segera hilang. :D
berhubung saya baru pertama kali ke yogyakarta sendiri, saya memutuskan untuk menelepon mba fajar CP Kelas Inspirasi Yogyakarta, saya beruntung.. mba fajar langsung menjawab telepon saya dan menjelaskan jalur menuju FT UGM. saya bersiap dan langung berangkat.

Begitu keluar dari penginapan, saya melihat tukang becak dan bapa nya pun bersedia mengantarkan saya ke tempat biasa bis jalur 4 lewat. awalnya saya meminta bapanya untuk mengantarkan saya ke dekat stasiun namun ternyata bapanya malah memberikan saran agar saya jangan menunggu bis disana karena sering lama, akhirnya bapanya pun mengantarkan saya ke tempat yang cepat dilalui oleh bis jalur 4.

Dan ternyata benar.. tak sampai 5 menit, Bis jalur 4 pun lewat.. saya pun bergegas naek bis ini.. dan lagi,, selalu saja ada pertolongan yang tidak saya ketahui Alhamdulilah :D terima kasih bapa semoga rejekimu hari ini dilancarkan.

begitu naik bis ini, saya memperhatikan keadaan sekitar. ada beberapa penumpang terlihat bapak bapak dan ibi - ibu serta beberapa anak remaja. ongkos naik bis jalur 4 ini terbilang murah cukup Rp 3.000 saja saya sudah bisa sampai di FT UGM.

Namun sayang, karena ternyata penumpang bis ini sudah pada turun tinggal saya dan 2 penumpang lainnya akhirnya kami pun diturunkan di jalan. hmm... baiklah tak apa. :D
saya pun melepon mba fajar lagi untuk menanyakan bagaimana nasib saya selanjutnya.. :D, beliau pun mengarahkan saya untuk naik lagi bis yang sama. sekitar 10 menit menunggu, bis jalur 4 kembali datang, saya pun langsung naik karena terlihat waktu sudah hampir menunjukkan pukul 8 dan saya puntak ingin terlambat untuk memulai hari luar biasa ini.

Akhirnya setelah saya menaiki bis jalur 4 ini, saya pun sampai di gerbang FT UGM. saya berjalan cepat dengan penuh semangat. baru sekitar 15 meter saya berjalan, ada seorang wanita cantik dengan membawa sepeda motor menegur saya.

"mba, mau ke FT juga ?" tanya nya..
"ya,, saya mau ke FT mau ikutan Kelas Inspirasi " jawab saya
"kalau begitu, mari ikut dengan saya, saya juga mau ke FT" terangnya lagi
"terima kasih mba.. " jawab saya sambil tersenyum

saya pun di bonceng oleh mba cantik ini, hingga di antarkan ke depan FT UGM.

"ini mba FT UGM, saya hanya bisa mengantarkan sampai sini saja tak apa? "
"ga apa - apa mba, terima kasih banyak"

dan untuk kesekian kalinya saya tak tahu harus berkata apa, saya baru tiba tadi pukul 4 di kota ini namun sudah begitu banyak kemudahan dan pertolongan yang saya dapatkan. terima kasih untuk mba yang saya lupa lagi namanya :D

Senin, 14 April 2014

Trip To Yogyakarta Part 1 "Sapaan Pagi ini "

Jum'at 11 April 2014..
Menjadi salah satu tanggal yang bersejarah di hidupku,.. #AgakLebay :D
Pergi Travelling ke Yogyakarta, untuk pertama kalinya.. dan sendiri pula... seneng, sekaligus degdegan.. hahahha ya, maklum lah pertama naek kereta api sendirian dari Bandung.
Pergi ke Yogyakarta memang tanpa rencana.. dibilang tanpa rencana karena.. saya terpilih menjadi salah satu relawan Fotografer di Kelas Inspirasi Yogyakarta, jika tidak terpilih yaa mana mungkin saya "memaksakan" diri untuk pergi ke yogyakarta sendiri. 
sepulang dari kantor saya langsung bersiap, dengan bawaan yang lumayan banyak untuk perbekalan selama 2 hari.

Saya pergi dari kantor sekitar pukul 16.30 WIB dan tiba di Stasiun Bandung pukul 18.00 WIB menunggu keberangkatan pukul 20.00 akhirnya saya memutuskan untuk menelphone salah satu teman saya yang selalu siap kalo diajak janjaian dadakan :D dia adalah Anisa rachman atau bisa dipanggil Icha untuk menemani saya hingga kereta berangkat. 

saya lebih dulu datang ke stasiun dan icha pun datang selang 45 menit setelah saya datang. kita pun bercakap - cakap panjang lebar dan dia pun penasaran mengapa saya pergi ke yogyakarta sendirian tanpa ditemani teman atau saudara seorang pun dan akhirnya pun saya bercerita panjang lebar.

Tak terasa waktu keberangkatan pun telah tiba, saya bergegas masuk ke kereta api jurusan Yogyakarta. Turangga Eksecutive 1 dengan nomor tempat duduk 2 B menjadi kereta yang saya tumpangi sela kurang lebih 8 jam ke depan. sekali lagi, sendiri ke yogyakarta tanpa ditemani teman atao saudara itu rasanya... menakjubkan sekali... :)

8 jam telah berlalu, akhirnya saya tiba di kota yang saya impikan sejak dulu untuk menginjakan kaki di sini. :)
pukul 4.00 tepat saya tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta, suasana sunyi dan udara dingin menyambut kedatangan saya pagi itu. saya memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil mengisi batre Hp yang dari tadi malam sudah "kehabisan nyawa". 
Pukul 5.30 pagi.. udara masih tetap saja dingin, dan saya harus segera keluar dari stasiun untuk mencari tempat penginapan. Berjalan sekitar 50 meter dari Stasiun, saya disapa oleh seorang bapa bapa yang sudah giat di pagi - pagii buta seperti ini mencari nafkah. 

"Pagi mba.. " itulah sapaan yang saya terima di kota yogya di pagi ini.. 
sambil tersenyum saya pun menjawabnya.. "pagi pa... " 
"Dari mana Mba ? " tanya beliau lagi
"dari Bandung pa.. " jawab saya
"oh.. Mau kemana sekarang mba?"
"Mau ke Hotel Indonesia pa, ke arah mana ya?"
"oh hotel indonesia ya, lumayan jauh mba.. mending naek bejak atau ojek saja" saran bapa itu 
dalam hati saya.. baiklah, naek ojek saja.. tak apa mahal pun dari pada saya nyasar.. kan ga lucu.. hehehehe

"naek ojek saja kayaknya pa.."
"itu mba aja ojek, sebentar saya panggilkan ya.."
"terima kasih pa... "

"ini mba ojeknya.. sampai bertemu di lagi mba saya nanti mau ke arah Hotel Indonesia juga"
"oh yaa?? baiklah .. sampai bertemu lagi pa.. "

saya pun naik ojek dan langsung meluncur ke Hotel Indonesia meninggalkan Bapa bapak yang semangat sekali untuk mencari nafkah bagi keluarga tercintanya. Baru sekitar 2 jam saya sampai di kota ini, sudah saya dapatkan pelajaran berharga di pagi ini.. semangat, dan sikap ramah terhadap semua orang.
Terus semangat pa, terima kasih untuk sapaan pagi ini :)


Kota ini sungguh Luar biasa... akan ada cerita apalagi yang saya dapatkan, rasanya sudah tak sabar untuk memulainya..







Rabu, 09 April 2014

Pertemukan Kami di Saat Yang Tepat..

Terlintas begitu saja dalam lamunan. .

Siapakah nanti yang akan Engkau kirimkan untukku sebagai seorang yang akan menggelar sajadah bersamaku? Yang Engkau kirim sebagai penuntunku? Dan sebagai seorang yang menghapus air mataku ?
Aku tak akan menginginkannya untuk cepat hadir di hidupku , untuk mewarnai Hari hariku .. untuk penyemangat di setiap langkahku .
Namun. .
Bisakah Engkau hadirkan dia disaat aku siap segalanya. .
Dan Engkau pertemukan kami di saat dan waktu yang tepat.